Cuaca Panas di Indonesia Diprediksi Berlangsung hingga April? ini Kata BMKG
BMKG mengungkapkan penyebab cuaca panas yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini.
Meski demikian, kondisi panas ini tidak semata-mata disebabkan oleh faktor astronomis, melainkan juga dipengaruhi oleh unsur meteorologis lain seperti kelembapan udara, tutupan awan, dan kecepatan angin.
Baca juga: Musim Kemarau 2026 Mulai Kapan? BMKG Ingatkan Durasi Bakal Lebih Panjang dan Kering
Apakah Indonesia akan dilanda gelombang panas?
Meski cuaca panas terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, Andri memastikan fenomena itu bukan gelombang panas.
"Fenomena yang terjadi saat ini bukan gelombang panas atau heatwave, melainkan peningkatan suhu udara yang masih dalam karakteristik normal wilayah tropis seperti Indonesia," ungkapnya.
Heatwave umumnya terjadi di wilayah subtropis dengan suhu sangat tinggi yang berlangsung beberapa hari berturut-turut.
Sementara di Indonesia variasi suhu relatif kecil dan pembentukan awan serta hujan masih cukup sering terjadi.
Meski demikian, suhu panas juga terasa lebih intens akibat fenomena urban heat island, yang menyebabkan kawasan terbangun menyimpan panas lebih lama dan membuat udara terasa lebih gerah, terutama pada siang hingga sore hari di wilayah perkotaan.
Kondisi panas pada siang hari dini diprakirakan masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan, terutama saat tutupan awan berkurang.
Meski demikian, potensi hujan lokal masih dapat terjadi pada siang hingga sore hari.
Baca juga: Daftar Daerah di Jawa Timur dengan Potensi Gempa Megathrust Menurut BMKG
Wilayah yang dilanda cuaca panas
Berdasarkan pengamatan BMKG, suhu maksimum di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir tercatat cukup tinggi, antara lain:
- Papua Selatan pada 7 Maret 2026: mencapai 37,5 derajat Celsius
- Kalimantan Tengah pada 9 Maret 2026: 35,8 derajat Celsius
- Papua Selatan pada 10 Maret 2026: 37,0 derajat Celsius
- Jawa Timur pada 11 Maret 2026: 35,4 derajat Celsius
- Kalimantan Tengah pada 12 Maret 2026: 35,6 derajat Celsius
- Jawa Barat pada 13 Maret 2026: 37,2 derajat Celsius
- DKI Jakarta pada 14 Maret 2026: 35,6 derajat Celsius
- Jawa Timur pada 15 Maret 2026: 35,0 derajat Celsius
- Jawa Timur dan Banten pada 16 Maret 2026: 34,8 derajat Celsius.
Meski demikian, Andri memastikan nilai suhu tersebut masih berada dalam kisaran yang pernah terjadi sebelumnya.
Artikel telah tayang sebelumnya di Kompas.com
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
| Rem Blong di Jalur Bromo, Hiace Rombongan Wisatawan Asing Picu Tabrakan Beruntun 4 Kendaraan: 9 Luka |
|
|---|
| Gaji Habis Dipakai Judi Online, Pria ini Malah Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi |
|
|---|
| Bantahan Tersangka Penculik Balita di Tulungagung, Kuasa Hukum Ajukan RJ: Tak Ada Niat Jahat |
|
|---|
| Isi Tuntutan Jose Mourinho Jika Kembali ke Real Madrid, 7 Pemain Siap Didepak |
|
|---|
| Hadiri Pertemuan Guru PJOK di Nganjuk, Kang Marhaen Beri Teladan dengan Cek Kesehatan Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-cuaca-sore-di-Surabaya-Ilustrasi-cuaca-Jatim-Ilustrasi-cuaca-pancaroba.jpg)