Berita Viral

Rumah Bujang Dirusak Warga Karena Mangkir Sidang Adat usai Selingkuh dengan Istri Orang

Bujang diketahui sedang terjerat kasus dugaan perselingkuhan di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Instagram/Instagram/@kabarkampungkito_official
DIRUSAK - Tangkapan layar unggahan Instagram @kabarkampungkito_official yang menggambarkan potret rumah pria berinisial S di Muaro Jambi digeruduk warga. Penggerudukan itu buntut kasus dugaan selingkuh dan mangkir sidang adat. 

Ringkasan Berita:
  1. S alias Bujang diduga selingkuh, memicu kemarahan warga setempat.
  2. Desa Pematang Raman, Muaro Jambi, lokasi penggerudukan rumah.
  3. Mangkir sidang adat dan video viral picu aksi massa hingga rumah rusak.

 

TRIBUNJATIM.COM - Nasib S alias Bujang yang rumahnya dirusak warga akibat mangkir sidang adat.

Bujang diketahui sedang terjerat kasus dugaan perselingkuhan di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

Kelakuan Bujang yang mangkir membuat warga marah hingga berujung ricuh.

Bujang sempat disorot karena menjadi pelapor kasus guru honorer yang mencukur rambut siswa.

Baca juga: Istri Dokter Selingkuh dengan Kepala Puskesmas, Suami Rela Jadi Saksi Nikah: Saya Mengikhlaskan

Kini ia kembali menjadi sorotan publik setelah tertangkap basah diduga berbuat tindakan tidak senonoh dengan seorang perempuan bersuami berinisial D.

Peristiwa tersebut terjadi saat suami sah perempuan itu tengah bekerja di luar rumah.

Informasi mengenai dugaan perselingkuhan itu dengan cepat menyebar melalui video yang viral di media sosial sehingga memicu emosi warga.

Warga menilai perbuatan tersebut tidak hanya melanggar norma agama dan sosial, tetapi juga mencoreng adat istiadat setempat yang masih dijunjung tinggi.

Mangkir dari Sidang Adat

Kapolsek Kumpeh, Iptu Aris Israwan, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menjelaskan, persoalan itu mencuat pada Rabu malam, 25 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB, saat digelar sidang adat di Kantor Desa Pematang Raman untuk menyelesaikan dugaan kasus tersebut.

Namun, situasi semakin memanas setelah S alias Bujang tidak menghadiri sidang adat yang telah dijadwalkan.

Ketidakhadiran itu memicu kekecewaan warga yang menganggapnya tidak menghormati hukum adat.

Puncaknya, warga berbondong-bondong mendatangi rumah S dan melakukan aksi penggerudukan.

Dalam insiden tersebut, rumah milik S dilaporkan mengalami kerusakan akibat amukan massa.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved