Berita Viral

Curhat Desi, Anak Putus Sekolah usai SK Satpol PP Suaminya Dipinjam Pimpinan

SK itu dipinjamkan untuk kebutuhan pinjaman Rp 100 juta. Janjinya, pengembalian dilakukan oleh Idja Jajuli, Kasubag Keuangan Satpol PP Kota Bogor. 

|
Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Dokumentasi Pemkot Surabaya
PUTUS SEKOLAH - Ilustrasi Satpol PP. Nasib Desi usai pinjamkan SK Satpol PP suami ke pimpinan. Kini anak sampai putus sekolah, Senin (13/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Desi Hartati dan korban lain dirugikan oleh oknum pejabat Satpol PP.
  2. Kasus terjadi di lingkungan Satpol PP Kota Bogor.
  3. Gadai SK untuk pinjaman pribadi sebabkan korban terlilit utang dan krisis ekonomi.

 

TRIBUNJATIM.COM - Pilu Desi Hartati mengaku terjerat utang puluhan juta Rupiah setelah meminjamkan SK suami untuk kepentingan dinas.

SK itu dipinjamkan untuk kebutuhan pinjaman Rp 100 juta.

Janjinya, pengembalian dilakukan oleh Idja Jajuli, Kasubag Keuangan Satpol PP Kota Bogor. 

Namun kini Desi terpaksa meratapi kenyataan jika tunjangan suaminya ludes dipotong bank.

Baca juga: Satpol PP Kediri Terus Pelototi Parkir Liar di Simpang Lima Gumul: Tak Boleh Ada yang Pungut Uang

Sedangkan sang oknum pimpinan menghilang tanpa jejak.

Semua bermula pada 2022, ketika Kasubag Keuangan Satpol PP Kota Bogor, Idja Jajuli, meminta izin meminjam SK suaminya untuk keperluan yang disebut-sebut terkait kantor.

“Meminjam nama suami saya, atas izin saya pribadi, karena memang harus ada persetujuan istri,” ujar Desi, Senin (13/4/2026).

Pinjaman Rp 100 Juta, Awalnya Lancar

Desi mengaku, saat itu ia menyetujui pinjaman sebesar Rp 100 juta.

Bahkan, uang yang telah cair dari bank ia serahkan langsung kepada Idja, lengkap dengan dokumentasi.

“Setelah cair, saya yang kasih ke Idja. Saya dokumentasikan juga,” katanya.

Selama tiga tahun, dari 2022 hingga 2024, semuanya berjalan mulus.

Gaji dan tunjangan suaminya memang dipotong oleh bank untuk cicilan, namun Idja secara rutin mengganti pembayaran tersebut.

“Selama itu lancar, tidak ada masalah,” ujarnya.

Masalah muncul pada 2025.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved