Cara Hemat Gas yang Benar saat Harga LPG Naik, Api Bagus Warnanya Biru

Kebiasaan menyalakan kompor sebelum semua bahan siap menjadi salah satu penyebab utama pemborosan gas.

Tribun Jatim Network/Luluul Isnainiyah
CARA HEMAT GAS LPG - Stok tabung LPG nonsubsidi di Pangkalan milik Benny Siswoyo di Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (20/4/2026). Kebiasaan menyalakan kompor sebelum semua bahan siap menjadi salah satu penyebab utama pemborosan gas. 

“Teknik sederhana seperti merendam bahan itu sebenarnya sudah lama dikenal, tapi sering diabaikan. Padahal, ini cara paling mudah untuk mempercepat masak tanpa harus menambah waktu pemanasan,” papar Chef Gun.

Baca juga: Penjual Mie Ayam Keluhkan Kenaikan Harga LPG Non Subsidi Jadi Rp228.000, Pilih Kurangi Porsi

Perhatikan Kompor dan Penggunaan Api

Chef Gun menyampaikan aspek teknis seperti kondisi kompor yang digunakan juga menjadi salah satu perhatian.

Menurutnya, banyak rumah tangga yang tidak menyadari kompor kotor atau tidak terawat bisa mengakibatkan pembakaran menjadi tidak sempurna.

Bagian kompor yang bisa menjadi lokasi menumpuknya kotoran atau tumpahan kuah masakan adalah tungku pembakaran atau burner.

Minyak atau air yang jika dibiarkan dan tidak dibersihkan, akan menghambat aliran gas sehingga penggunaan elpiji cenderung menjadi boros.

“Api yang bagus itu biru. Kalau sudah kuning, berarti ada yang tidak beres. Itu tandanya gas tidak terbakar optimal, dan kita sebenarnya sedang membuang energi,” ujar Chef Gun.

Kemudian, dia juga menyoroti pentingnya pemahaman dasar dalam memasak, termasuk penggunaan api dan alat masak.

Ia menilai masih banyak anggapan penggunaan api besar dapat mempercepat proses memasak yang dilakukan.

Padahal, anggapan tersebut keliru.

“Ini mindset yang harus diluruskan. Api besar justru sering membuat panas tidak merata dan terbuang. Api sedang itu lebih stabil, lebih efisien, dan hasil masakan juga lebih baik,” ucap Chef Gun.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved