Berita Viral

Isi Tas Serut saat May Day 2026 di Monas dari Presiden Prabowo

Tampak mereka terlihat berfoto sambil memegang tas serut tersebut. Tas itu bertuliskan Istana Kepresidenan Republik Indonesia.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Via Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
MAY DAY 2026 - Penampakan sembako yang dibagikan saat May Day di Monas, Jumat (01/05/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Buruh peserta May Day 2026 di Monas menerima paket sembako dari Presiden Prabowo Subianto.
  2. Paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, kopi, sarden, margarin, susu, dan teh.
  3. Presiden KSPSI menyebut kaos dan payung May Day disiapkan langsung oleh Prabowo menggunakan dana pribadi.

 

TRIBUNJATIM.COM - Isi dari tas serut dari Presiden Prabowo Subianto saat merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026) siang.

Tampak mereka terlihat berfoto sambil memegang tas serut tersebut.

Tas itu bertuliskan Istana Kepresidenan Republik Indonesia.

Pantauan Tribunnews.com sekira pukul 11.48 WIB, terlihat sejumlah buruh keluar dengan menggendong tas serut berwarna biru dan putih dengan isi yang cukup padat.

Baca juga: Hari Buruh 2026, Komisi A DPRD Surabaya Tekankan Perlindungan Pekerja

Ternyata, senyuman lebar dari para buruh itu karena isi dari tas tersebut adalah sembako yang cukup banyak yang diberikan dari Presiden Prabowo Subianto.

Soleh (29), buruh dari PT BS yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, mengaku sangat senang atas sembako yang diterimanya.

"Rasanya sangat-sangat bahagia ya, dan banyak terima kasih. Ini buat istri dong, istri sama anak udah nungguin di rumah," kata Soleh saat ditemui di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat.

Soleh menceritakan untuk mendapat paket sembako itu tidak mudah karena harus rela antre dengan massa yang lain di tengah cuaca yang panas hingga 20 menit lamanya.

Namun, kata Soleh, rasa panas tersebut bisa terobati setelah tas serut berisi sembako sudah di tangan.

"Enggak tahu (kalau dapat sembako), enggak dikasih tahu sebelumnya," ungkapnya.

Hal yang sama dirasakan oleh Eka (33), seorang karyawan yang bekerja di PT Adis Dimension Footwear di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Ibu dua anak itu mengaku sangat senang atas sembako yang diberikan pada perayaan May Day 2026 ini.

"Alhamdulillah senang, berguna banget buat di rumah," ungkapnya.

Eka datang bersama para buruh yang lain untuk merayakan Hari Buruh Internasional ini dengan menumpangi beberapa bus.

Adapun sembako dalam tas serut tersebut berisi beras 2,5 kilogram (kg), dua bungkus margarin, satu bungkus besar kopi, 1 kg gula, satu kaleng sarden, satu pouch susu kental manis, dan satu bungkus teh celup.

Setelah mendapat sembako, para buruh ini diminta untuk mencelupkan jarinya ke sebuah tinta layaknya syarat pencoblosan Pemilu.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto terhadap persiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Andi Gani menyebut, Prabowo bahkan mendesain khusus kaos May Day dan memberikan hadiah dari dana pribadinya.

Menurut Andi Gani, perhatian Prabowo sudah dimulai sejak tiga bulan sebelum May Day.

Ia menceritakan momen dirinya dipanggil oleh Presiden untuk membahas detail persiapan acara.

"Sejak awal Maret, Presiden Prabowo menaruh perhatian sangat-sangat luar biasa. Saya dipanggil oleh Presiden, duduk berdua, beliau mendesain khusus kaos May Day," kata Andi Gani di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).

Andi Gani menjelaskan, Prabowo secara detail meminta perubahan desain, termasuk warna dan bahan kaos, agar nyaman digunakan oleh buruh.

"Beliau minta yang terbaik, kaosnya jangan yang bikin panas, fungsinya yang terbaik. Itu saya sampai terharu. Seorang Presiden, seorang kepala negara, sejak tiga bulan sebelum May Day sudah berpikir soal buruh jangan kepanasan," ucapnya.

Tidak hanya kaos, Andi Gani juga menyebut Prabowo meminta disiapkan payung untuk buruh agar tidak kepanasan saat acara berlangsung di Monas.

"Setelah kaos yang akan dikenakan kita semua, itu hadiah dari Presiden Prabowo. Desainnya betul-betul dari beliau langsung. 'Andi, mesti ada lihat perempuannya. Jangan buruh laki-lakinya kelihatan, kita kasih.' Kurang, 'perempuannya jangan cuma satu, tambah lagi.' Itu luar biasa," ungkapnya.

Lebih lanjut, Andi Gani menegaskan bahwa seluruh hadiah yang disiapkan, termasuk kaos dan payung, berasal dari dana pribadi Prabowo, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Sekali lagi saya tegaskan: tidak dari APBN. Kaos, payung, semua dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto. Itu saya tahu persis," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved