Berita Viral

Jemaah Haji Indonesia Diingatkan Agar Tidak Membeli Banyak Oleh-oleh dari Arab Saudi

Menurut Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff barang bawaan yang terlalu banyak membuat mobilitas jemaah terhambat.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Istimewa/Media Centre Haji
OLEH-OLEH - Ilustrasi Kabah di Makkah, Arab Saudi. Jemaah haji Indonesia diminta agar tidak membeli oleh-oleh yang banyak dari Arab Saudi, Senin (4/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Maria Assegaff ingatkan jemaah soal barang bawaan dan oleh-oleh.
  2. Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Mekkah berlangsung bertahap.
  3. Bagasi berlebih berisiko ganggu mobilitas dan kenyamanan perjalanan.

 

TRIBUNJATIM.COM - Jemaah haji asal Indonesia diimbau agar tidak berlebihan membeli oleh-oleh saat di Arab Saudi.

Menurut Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff barang bawaan yang terlalu banyak membuat mobilitas jemaah terhambat.

Terutama saat perpindahan antar kota.

Hal ini disampaikan Maria di tengah jemaah haji Indonesia yang bergerak dari Madinah menuju Makkah.

Baca juga: Daftar Tunggu Haji Kota Blitar 2026: Antrean 27 Tahun, Biaya Embarkasi Surabaya Tembus Rp93,8 Juta

"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah untuk bijak dalam membawa barang bawaan, termasuk saat pembelian oleh-oleh," ujar Maria dalam konferensi pers virtual, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, barang bawaan yang terlalu banyak berisiko menghambat mobilitas jemaah, terutama saat perpindahan antar kota. 

Selain itu, kelebihan bagasi juga dapat memperlambat proses distribusi barang serta mengganggu kenyamanan perjalanan, termasuk saat kepulangan ke Tanah Air.

"Barang bawaan yang terlalu banyak dapat menyulitkan mobilitas jemaah, memperlambat distribusi bagasi, serta berpotensi mengganggu kenyamanan perjalanan," katanya.

Sementara itu, pergerakan jemaah menuju Mekkah juga berlangsung bertahap, dengan 52 kloter atau 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba untuk melaksanakan umrah wajib.

"Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah," ujar Maria.

Di sisi lain, Maria menyampaikan bahwa secara umum operasional haji hingga Ahad, 3 Mei 2026 berjalan lancar dan terkendali. 

Sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan total 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dari jumlah tersebut, 199 kloter dengan 77.269 jemaah dan 793 petugas telah tiba di Madinah. 

Pengertian dan niat Wukuf

Ibadah haji memiliki rangkaian rukun yang wajib dilaksanakan oleh setiap jemaah agar hajinya sah.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved