Berita Viral

Kampusnya Tak Ditemukan di Google, Menteri Bahlil Angkat Bicara

Bahlil menyebut belum tentu lulusan kampus yang tidak ditemukan di Google akan kalah dengan lulusan kampus yang ditemukan di Google.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Istimewa/Instagram @bahlillahadalia
KAMPUS - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengaku kampusnya tak bisa dicari di Google, Sabtu (2/5/2026). 

Bahlil pernah jualan kue dan menjadi sopir angkot ketika SMA.

Kini, ia menjadi pengusaha sukses.

Baca juga: Sosok Pemilik Tambang Nikel di Raja Ampat yang Bikin Heboh Masyarakat, Menteri Bahlil: BUMN Terkait

Baca juga: Pantas Warga Kecam Tambang Nikel di Raja Ampat, Pulau Piaynemo Diduga Dikeruk, Bahlil: Jaraknya Jauh

Bahkan Bahlil Lahadalia adalah seorang pengusaha yang pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Bahlil Lahadalia lahir di Banda, Maluku Utara pada 7 Agustus 1976 dari keluarga yang sederhana.

Ayahnya merupakan seorang kuli bangunan sedangkan sang ibu bekerja sebagai buruh cuci.

Bahlil Lahadalia menempuh pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura, Papua.

Memiliki sikap mandiri sejak kecil, ia kerap membantu keluarganya dengan menjajakkan kue di sekolah.

Bahkan ketika di sekolah menengah, Bahlil Lahadalia juga pernah menjadi kondektur hingga part time menjadi sopir angkot.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Bahlil Disoraki Penipu - Pemicu Orangtua Siswa Laporkan Dedi Mulyadi ke Bareskrim

Bahlil Lahadalia juga pernah menjadi karyawan di bank selama enam bulan.

Begitu selesai kuliah, Bahlil Lahadalia dan temannya kemudian membangun perusahaan, dimulai dari perusahaan konsultan keuangan dan teknologi informasi (TI).

Saat ini, Bahlil memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company.

Bahlil Lahadalia sejak awal telah menyatakan dukungan politiknya pada Pilpres 2019.

Bahlil mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Dia bahkan masuk dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf.

TAMBANG NIKEL MERESAHKAN - Kerusakan ekologis terlihat nyata akibat aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/4/2025) malam, ia akan mengunjungi lokasi setelah ditelepon Prabowo.
TAMBANG NIKEL MERESAHKAN - Kerusakan ekologis terlihat nyata akibat aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/4/2025) malam, ia akan mengunjungi lokasi setelah ditelepon Prabowo. (Tribunnews.com/Greenpeace Indonesia - Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Pendidikan

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved