Daftar 16 Korban Tewas Bus ALS VS Truk Tangki Terbakar di Muratara, Ada 1 Keluarga Kecil

Tim DVI Polri dan tim medis RS Bhayangkara Palembang telah mengidentifikasi 16 korban jiwa kecelakaan bus ALS vs truk tangki BBM.

Tayang:
Editor: Alga W
Dok Polres Muratara
EVAKUASI - Proses evakuasi jenazah korban tewas dalam insiden kecelakaan yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki minyak di Kabupaten Muratara. Korban tewas kini telah teridentifikasi. 

Ringkasan Berita:
  • Tim DVI Polri dan tim medis RS Bhayangkara Palembang telah berhasil mengidentifikasi 16 korban jiwa kecelakaan bus ALS vs truk tangki BBM.
  • Satu keluarga kecil turut menjadi korban dalam kobaran api tersebut.

TRIBUNJATIM.COM - Identifikasi korban kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatra (ALS) dengan truk tangki BBM di perlintasan Muratara membuahkan hasil.

Dari total 16 korban jiwa, Tim DVI Polri bersama tim medis RS Bhayangkara Palembang telah berhasil mengidentifikasi.

Yang paling memilukan, satu keluarga kecil turut menjadi korban dalam kobaran api tersebut.

Baca juga: Hantam Mobil Tangki BBM, Bus ALS Terbakar Hebat di Muratara, Warga Histeris 16 Orang Tewas

Berikut adalah identitas korban yang telah teridentifikasi, melansir Tribun Sumsel:

  1. Aryanto (49) – Pengemudi Mobil Tangki Seleraya (Warga Lubuk Linggau)
  2. Martoni (48) – Penumpang Mobil Tangki Seleraya (Warga Musi Rawas Utara)
  3. Alif (44) – Pengemudi Bus ALS (Warga Jawa Tengah)
  4. Saf (50) – Kenek Bus ALS (Warga Medan)
  5. Maleh (42) – Kru Bus ALS (Warga Medan)
  6. Relodo – Penumpang Bus ALS
  7. Zulkifli – Penumpang Bus ALS
  8. Aldi Sulistiawan – Penumpang Bus ALS
  9. Rani – Penumpang Bus ALS (Istri Aldi Sulistiawan)
  10. Bela – Penumpang Bus ALS (Anak dari Aldi dan Rani)
  11. Celinton - Penumpang Bus ALS
  12. Hisyamsiah Bachri -  Penumpang Bus ALS
  13. Sukardi  -  Penumpang Bus ALS
  14. Salim  -  Penumpang Bus ALS
  15. Budiyanto  -  Penumpang Bus ALS
  16. Barhul Ulum  -  Penumpang Bus ALS

4 korban selamat

Hingga saat ini, tercatat ada empat orang yang berhasil lolos dari maut.

Tiga di antaranya mengalami luka bakar serius akibat ledakan minyak mentah dan saat ini tengah berjuang dalam perawatan intensif di RSUD Rupit.

  1. Jumiatun (35).
  2. Ngadiono (44). Juamiatun dan Ngadiono adalah warga Pati, Jawa Tengah (Luka bakar).
  3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal (Luka bakar).
  4. Korban diperbolehkan pulang : M Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS asal Riau (Luka lecet/ringan).

Kabid Dokkes Polda Sumsel mengimbau bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam rute perjalanan bus ALS tersebut untuk segera merapat ke RS Bhayangkara Palembang.

Polda Sumatera Selatan resmi membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan, Palembang, Kamis (7/5/2026).

Langkah ini diambil guna mempercepat identifikasi 16 jenazah korban kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki BBM di Muratara yang tiba di Palembang, sekitar pukul  05.10 WIB hingga pukul 05.32 WIB.

Kabid Dokkes Polda Sumsel, AKBP Andrianto, menjelaskan bahwa proses identifikasi menjadi tantangan berat bagi tim medis.

Hal ini dikarenakan mayoritas korban ditemukan dalam kondisi luka bakar serius yang menyulitkan pengenalan secara fisik.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh keluarga yang merasa memiliki anggota keluarga di dalam bus ALS tersebut untuk segera mendatangi Posko DVI. 

Keluarga diminta membawa data-data pendukung untuk proses identifikasi primer maupun sekunder, antara lain:

  • Identitas resmi (KTP/Kartu Keluarga/ijazah)
  • Data medis (hasil rontgen gigi, catatan medis, atau ciri fisik khusus)
  • Data profil DNA jika diperlukan

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Moh Hasan Palembang, AKBP dr Andrianto mengatakan, tindakan pemeriksaan jenazah akan dilakukan pagi ini dibantu dengan tim DVI yang sudah dibentuk.

"Insyaallah pagi ini jam 8 pagi kami mulai. Tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan yang direncanakan tim DVI, kita juga menunggu tim dari Jakarta," ujar Andrianto.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved