Perang Iran vs Israel Amerika

Arahan Baru Mojtaba Khamenei, Operasi Militer Iran Hadapi AS Dipastikan Berlanjut

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei dilaporkan mengeluarkan arahan baru terkait kelanjutan operasi militer hadapi AS.

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa/RNTV
DRONE IRAN (Arsip) - Sebuah drone serang satu arah yang diyakini berasal dari Iran, melintasi wilayah udara Irak, Jumat (13/6/2025) silam. Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei dilaporkan mengeluarkan arahan baru terkait kelanjutan operasi militer menghadapi Amerika Serikat dan sekutunya, Minggu (10/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei dilaporkan mengeluarkan arahan baru kepada militer Iran untuk melanjutkan operasi menghadapi Amerika Serikat dan sekutunya.
  • Ketegangan di kawasan Teluk semakin meningkat setelah sejumlah serangan drone terjadi di sekitar United Arab Emirates, Kuwait, dan perairan Qatar.
  • Eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memunculkan kekhawatiran global karena dapat mengganggu jalur Selat Hormuz serta memperbesar risiko perang regional.

 

TRIBUNJATIM.COM - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei dilaporkan mengeluarkan arahan baru terkait kelanjutan operasi militer menghadapi Amerika Serikat dan sekutunya.

Arahan baru ini muncul setelah Mojtaba Khamenei menggelar pertemuan dengan pejabat tinggi militer Iran, Ali Abdollahi, di tengah situasi kawasan Timur Tengah yang semakin memanas.

Media pemerintah Iran pada Minggu (10/5/2026) menyebut pertemuan itu membahas kelanjutan langkah strategis Teheran dalam menghadapi ancaman dari pihak yang dianggap sebagai musuh negara.

Dalam laporan tersebut, Mojtaba Khamenei disebut memberikan sejumlah arahan baru kepada jajaran militer terkait operasi yang sedang dijalankan Iran.

Televisi pemerintah Iran menyebut Khamenei memberikan “arahan dan panduan baru untuk melanjutkan operasi menghadapi musuh”.

Namun, otoritas Iran tidak menjelaskan lebih lanjut bentuk operasi yang dimaksud.

Pertemuan tersebut juga menjadi sorotan karena Mojtaba Khamenei belum banyak tampil di publik sejak ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai rumor mengenai kondisi kesehatannya beredar luas, termasuk spekulasi kalau dia sempat terluka akibat serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan ayahnya.

Beberapa hari sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan Mojtaba Khamenei di tengah situasi keamanan yang terus memburuk.

Baca juga: Data CIA Bocor, Ungkap Iran Mampu Lawan Blokade Trump hingga 4 Bulan, Masih Ada 70 Persen Rudal

Baca juga: Perang Iran vs Amerika Mereda, Kini Giliran Perompak Somalia yang Beraksi, WNI Pernah Jadi Korban

Serangan ke Negara Teluk

Di saat yang sama, kawasan Teluk kembali diguncang serangan drone yang diduga berkaitan dengan eskalasi konflik Iran-AS.

Uni Emirat Arab mengklaim berhasil mencegat dua drone yang disebut berasal dari Iran, sementara Kuwait melaporkan adanya drone bermusuhan yang memasuki wilayah udaranya.

Selain itu, sebuah kapal kargo di perairan Qatar juga dilaporkan terkena serangan drone hingga memicu kebakaran terbatas di atas kapal.

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) sebelumnya menyebut sebuah kapal bulk carrier dihantam proyektil tak dikenal di dekat Doha.

Meski belum ada klaim resmi, media Iran Fars menyebut kapal tersebut berbendera Amerika Serikat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved