Berita Viral
Sosok 2 Karyawan Hapus Database Negara setelah Dipecat Perusahaan, Jejak Kejahatan Lain Terungkap
Aksi dua karyawan di Amerika Serikat (AS) bernama Muneeb Akhter dan Sohaib Akhter menjadi sorotan.
Setelah database dan log sistem dihapus, kedua saudara itu bahkan memasang ulang sistem operasi laptop perusahaan mereka dengan bantuan pihak ketiga yang tidak disebutkan identitasnya.
Sekitar tiga minggu kemudian, aparat federal benar-benar menggerebek rumah mereka di Alexandria.
Dalam penggeledahan itu, aparat menyita berbagai perangkat teknologi serta tujuh senjata api. Karena riwayat kriminal sebelumnya, Sohaib sebenarnya dilarang memiliki senjata api.
Keduanya kemudian ditangkap pada 3 Desember 2025 dan didakwa atas berbagai tindak pidana.
Baca juga: WFT Pemilik Akun Bjorka yang Ditangkap Polisi, Benarkah Asli? Ahli Siber Soroti Pesan si Hacker
Muneeb lebih dulu menandatangani kesepakatan pengakuan bersalah pada April 2026. Namun belakangan ia mencoba mencabut pengakuan tersebut melalui surat tulisan tangan dari penjara.
Ia mengklaim pengacaranya tidak efektif dan ingin membela dirinya sendiri di pengadilan.
Sementara itu, Sohaib memilih menjalani persidangan. Pada 7 Mei 2026, juri federal menyatakan dirinya bersalah atas konspirasi penipuan komputer, perdagangan password, dan kepemilikan senjata api ilegal.
Belakangan, Opexus juga mengakui bahwa perusahaan sebenarnya telah melakukan pemeriksaan latar belakang terhadap keduanya sebelum merekrut mereka, tetapi pemeriksaan tambahan seharusnya dilakukan.
Perusahaan juga mengakui proses pemecatan tidak ditangani dengan benar, termasuk kelalaian yang membuat akun Muneeb tetap aktif setelah dipecat.
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Kompas.com
| Rupiah Tembus Rp17.600 dan IHSG Ambruk, Menkeu Purbaya: Engga Apa-apa Nanti Kita Perbaiki |
|
|---|
| 17 Tahun Ibu di Sumbar Sortir 1 Ton Sampah Plastik Demi Sekolahkan Anak, Bisa Dapat Rp 550 Ribu |
|
|---|
| Tagihan Hotel Rp22 Juta Tak Dibayar, Wagub Babel Hellyana Kini Divonis 4 Bulan Penjara |
|
|---|
| Sosok Yohanes Bonar, Kasat Resnarkoba Polres Kukar Dipecat Terkait Narkotika, 2 Kali Jadi Kapolsek |
|
|---|
| Soal Polemik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, Pemda Wacanakan Zonasi Kuliner Non Halal, Pemilik Heran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sosok-2-Karyawan-Hapus-Database-Negara-setelah-Dipecat-Perusahaan-Jejak-Kejahatan-Lain-Terungkap.jpg)