Idul Adha 2026

10 Doa yang Dipanjatkan pada Hari Arafah 9 Dzulhijjah 1447 H, Waktu Paling Mustajab

Wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, mulai dari Zuhur hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah.

Tayang:
Serambinews.com
HARI ARAFAH - Jemaah haji di Padang Arafah dan menanti waktu pelaksanaan wukuf, Selasa (27/6/2023) waktu setempat. Wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, mulai dari Zuhur hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah. Pada momen ini, jutaan jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. 

Ringkasan Berita:
  • Wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, mulai dari Zuhur hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah.
  • Pada momen ini, jutaan jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
  • Dalam hadis Rasulullah SAW, doa terbaik adalah doa pada hari Arafah, sehingga umat Islam sangat dianjurkan memperbanyak doa-doa mustajab di hari yang penuh berkah tersebut.

 

TRIBUNJATIM.COM - Umat Islam dianjurkan memanfaatkan waktu wukuf dengan memperbanyak doa-doa mustajab penuh harap dan keikhlasan kepada Allah SWT.

Wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yang dimulai sejak tergelincirnya matahari (masuk waktu Zuhur) hingga terbit fajar pada 10 Dzulhijjah.

Pada momen istimewa ini, jutaan jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebut sebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arafah.

Mengutip laman BPKH dan buku Manasik Haji dan Umrah 2026 oleh Kementerian Haji dan Umrah, jemaah haji dapat membaca doa-doa berikut ketika wukuf di Arafah.

Baca juga: Puasa Arafah Meski Masih Punyai Utang Puasa Ramadan, Bolehkah? ini Penjelasan MUI

1. Tahlil

(100 x) لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai`in qadīr.

Artinya:

"Tiada Tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan milik-Nya lah segala pujian, yang menghidupkan dan mematikan. Di tangan-Nya segala kebaikan dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu (dibaca 100 х)."

2. Istighfar 

(100 x) أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullāhal-ladzī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūmu wa atūbu ilaih.

Artinya:

"Aku memohon ampun pada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan yang mengatur segala makhlukNya dan kepada-Nya aku bertaubat. (dibacа 100 х)."

3. Takbir

(3 x) اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved