Dugaan Jual Beli Titik SPPG dalam Program MBG Terungkap, Eks Wakil Kepala BGN Dikejar Sampai Jabar
Penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung di kantor BGN membuka dugaan adanya praktik korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan penuturan sumber Tribunnews, Kejaksaan Agung telah menjemput ketiganya sejak pukul 04.00 WIB.
Sumber juga menginformasikan, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya sempat tidak berada di kediamannya, saat dijemput oleh tim penyidik Kejaksaan Agung.
Saat itu, Sony Sanjaya dikabarkan berada di luar Jakarta dan berupaya menghindari penjemputan tersebut.
“Pengejaran di daerah Jawa Barat. (hingga) Jam 10.00 WIB semua sudah (dijemput)," kata seorang sumber kepada Tribunnews.com.
Baca juga: Daftar Pejabat Badan Gizi Nasional usai Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Didominasi Kalangan Militer
Sebagai informasi, ketiga petinggi BGN tersebut diduga terlibat dalam praktik korupsi, berupa jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Penuturan sumber juga menyebut, pada pukul 04.00 WIB, ketiganya dikabarkan telah ditangkap oleh penyidik
“Saat salat subuh dia salat di Kejagung,” jelasnya.
Penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan praktik jual beli titik SPPG yang bermula ketika ditemukannya pelanggaran dalam pengadaan proyek dapur MBG.
Selain itu, sumber juga menyatakan, bahwa praktik jual beli titik SPPG ini disinyalir turut melibatkan beberapa oknum besar.
"Itu awalnya temuan-temuan pengadaan, pintu masuknya itu. Setelah itu baru masuk jual beli titik (SPPG) yang dilakukan oleh oknum-oknum penggede," ucap sumber tersebut kepada Tribunnews, Rabu.
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Tribunnews.com
penggeledahan di kantor BGN
Badan Gizi Nasional (BGN)
korupsi dalam program MBG
Kejaksaan Agung
TribunJatim.com
Tribun Jatim
MBG
| Terdampak Pemindahan Ibu Kota Pemkab Mojokerto, Sirozi Sebut Nilai Ganti Rugi Rendah, MintaRp7 M |
|
|---|
| UM Malang Buka Peluang Tambah Kuota Jalur Mandiri 2026, Berikut Syarat dan Mekanismenya |
|
|---|
| Bukan Hanya Prabowo, Menlu Sugiono Juga Pernah Dikritik oleh Dino Patti Djalal |
|
|---|
| Jatim 7 Tahun Teratas di SNBP dan SNBT, Gubernur Khofifah Tantang 65 Kepala Sekolah Baru |
|
|---|
| Seskab Klaim Kelebihan Biaya ke Luar Negeri Dibayar Prabowo, Pakar Sebut Tak Logis: Jangan Dicampur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Dugaan-Jual-Beli-Titik-SPPG-dalam-Program-MBG-Terungkap-Eks-Wakil-Kepala-BGN-Dikejar-Sampai-Jabar.jpg)