Cara Beli Dolar AS Online Via Aplikasi myBCA, Livin', Jago, blu, dan Jenius

Pembelian Dolar AS tidak lagi harus dilakukan di money changer karena sejumlah bank telah menyediakan layanan jual-beli valas langsung

Tayang:
Editor: Torik Aqua
via/Tribunnews/Jeprima
BELI DOLAR - Sejumlah warga mengantre untuk menukarkan uang rupiah baru di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Simak cara membeli dolar AS secara online. 

Berikut adalah langkah-langkah membeli USD di blu:

Buka dan login ke aplikasi blu.

Dari halaman utama, cari dan klik menu Jual/Beli pada widget bluValas.

Atur instrumen pertukaran: Pilih IDR (Rupiah) di bagian atas sebagai sumber dana, dan USD (Dolar AS) di bagian bawah sebagai mata uang tujuan.

Masukkan nominal Rupiah yang ingin Anda tukarkan. Layar akan mengalkulasi estimasi USD yang didapat.

Klik tombol Tukar IDR ke USD.

Baca dan centang persetujuan Syarat & Ketentuan.

Masukkan PIN blu Anda. Dana USD akan langsung mengendap di portofolio bluValas Anda.

5. Jenius (BTPN) – Mata Uang Asing

Jenius adalah salah satu pelopor bank digital di Indonesia yang mempopulerkan integrasi valas dengan simpanan tabungan.

Saldo USD di Jenius pun bisa langsung dihubungkan ke m-Card yang merupakan Kartu Debit Visa Utama melalui aplikasi, sehingga transaksi di luar negeri atau e-commerce global langsung memotong saldo USD tanpa markup kurs.

Berikut langkah-langkah membeli USD di Jenius:

Buka dan login ke aplikasi Jenius.

Pada halaman Beranda (Home), perhatikan bagian atas di bawah Saldo Aktif, lalu ketuk ikon Kurs atau mata uang.

Aktivasi USD (jika belum): Pilih tambah mata uang, pilih USD, tentukan tujuan pembelian, lakukan setoran awal minimal 10 USD, dan konfirmasi.

Jika sudah aktif, ketuk pada mata uang USD Anda, lalu pilih tombol Beli.

Masukkan jumlah USD yang ingin dibeli atau jumlah IDR yang ingin ditukar. Klik Lanjut.

Periksa rincian kurs, setujui syarat yang berlaku, dan klik konfirmasi.

Masukkan Password Jenius (bukan PIN) untuk autentikasi keamanan. Pembelian selesai!

Catatan Penting Sebelum Bertransaksi

Sebelum Anda memutuskan untuk bertransaksi valuta asing melalui aplikasi mobile banking, ada beberapa hal fundamental yang harus dipahami dengan saksama.

Hal pertama yang paling krusial adalah memahami fluktuasi kurs.

Nilai tukar mata uang asing memiliki sifat yang sangat dinamis dan dapat berubah setiap detiknya mengikuti pergerakan pasar global.

Oleh karena itu, langkah paling aman sebelum mengeksekusi transaksi adalah selalu memastikan dan memeriksa kurs real-time langsung di dalam aplikasi, tepat sesaat sebelum Anda menekan tombol konfirmasi pembelian atau penjualan.

Selain fluktuasi, nasabah juga harus jeli melihat selisih kurs atau yang lazim dikenal dengan istilah spread.

Selisih ini merujuk pada perbedaan angka antara kurs beli, yakni harga saat Anda membeli Dolar AS dari bank, dengan kurs jual ketika Anda bermaksud menukarkan kembali mata uang tersebut ke dalam Rupiah.

Membandingkan spread dari satu aplikasi perbankan dengan aplikasi lainnya menjadi sebuah langkah cerdas, terutama jika orientasi transaksi valas Anda adalah untuk kebutuhan trading atau investasi guna meraup keuntungan.

Dari segi legalitas dan kepatuhan finansial, seluruh aktivitas transaksi valas di Tanah Air wajib mematuhi regulasi yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan underlying asset.

Bagi nasabah yang berniat melakukan pembelian dalam skala sangat besar, yang biasanya melampaui batas ekuivalen 25.000 Dolar AS per bulan, pihak bank akan memberlakukan prosedur tambahan berupa permintaan dokumen pendukung.

Meski demikian, Anda tidak perlu khawatir jika transaksi tersebut hanya melibatkan nominal kecil, seperti untuk kebutuhan traveling ke luar negeri, karena prosesnya akan berjalan mulus secara otomatis.

Terakhir, aspek keamanan ekstra tidak boleh sedikit pun dikesampingkan di tengah maraknya modus kejahatan siber.

Nasabah dilarang keras membagikan data konfidensial seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk kepada oknum yang dengan meyakinkan mengatasnamakan diri sebagai pegawai bank resmi.

Sebagai langkah pencegahan tambahan yang efektif, pastikan juga aplikasi perbankan di ponsel Anda selalu diperbarui ke versi paling mutakhir demi menjamin perlindungan data yang optimal.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved