Warga Mengamuk Ambulans Sering Tak Ada Karena Diduga Dipakai Kepala Desa
Mereka meminta penjelasan setelah kendaraan yang seharusnya digunakan untuk pelayanan masyarakat tidak ditemukan saat diperlukan.
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATIM.COM - Warga mengamuk akibat ambulans yang kerap menghilang alias tak berada di lokasi saat dibutuhkan masyarakat.
Warga Desa Marongsari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah itu menilai jika ambulans tersebut digunakan untuk di luar kepentingan warga.
Hingga akhirnya warga melontarkan aksi protes dan mendatangi rumah kepala desa.
Mereka meminta penjelasan setelah kendaraan yang seharusnya digunakan untuk pelayanan masyarakat tidak ditemukan saat diperlukan.
Baca juga: Kades Agus Bantah Anaknya Sering Pakai Mobil Dinas ke Sekolah, Klaim Hanya Sekali
Sekretaris Desa Marongsari, Danang Arfianto, menjelaskan warga sudah beberapa kali mengalami kesulitan menggunakan ambulans karena kendaraan tersebut tidak berada di desa saat dibutuhkan.
Ia mengatakan ambulans desa kerap digunakan Kepala Desa Marongsari Suko Nuryanto untuk berbagai kegiatan di luar pelayanan masyarakat.
Akibatnya, ketika ada warga yang membutuhkan, kendaraan tersebut tidak berada di tempat.
"Ketika masyarakat mau menggunakan, ambulan itu tidak ada di rumah Kades. Itu awal-awalnya memicu kemarahan dari warga Marongsari," kata Danang, Senin (8/6/2026).
Danang menjelaskan aksi warga mulai berlangsung pada Jumat malam (5/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Warga berkumpul usai adanya kejadian ambulans yang akan digunakan namun tidak berada di lokasi.
Warga mendatangi rumah kepala desa hendak bertemu kepala desa dan mencari keberadaan ambulans.
Terkait keberadaan ambulans, Danang mengaku tidak mengetahui secara pasti lokasi kendaraan tersebut saat dicari warga.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, ambulans disebut sedang berada di luar kota dibawa kepala desa.
"Singkatnya anaknya komunikasi dengan Kades terus bilang ambulans bisa diambil di SPBU Silento malam itu. Terus diambil oleh Kadus tapi hanya ada kunci dan kendaraannya, ngga ada Kadesnya," jelasnya.
Bentangkan Spanduk
| Bagus Panuntun Favoritkan Spanyol di Piala Dunia 2026 Meski Top Skor Dipegang Pemain Prancis |
|
|---|
| 1.161 Petugas Sensus Ekonomi di Lumajang Siap Jaring Data Warga, Harus Pandai Merayu Responden |
|
|---|
| El Clasico di Bursa Transfer, Dua Pemain Jadi Incaran Barcelona Tapi Real Madrid Ingin Menikung |
|
|---|
| Pencarian Berakhir, Jasad Pemancing yang Tenggelam di Kali Lamong Ditemukan 131 Meter dari TKP |
|
|---|
| Ibu Pembuang Bayi di Sampang Akhirnya Ditangkap, Perselingkuhan Pelaku Kini Terbongkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Warga-protes-karena-ambulans-tak-ada-di-lokasi-saat-dibutuhkan-disebut-dipakai-kades.jpg)