Kebakaran Jerami di Sukomoro Nganjuk, Api Nyaris Merembet ke Gudang
Tumpukan jerami yang berada di belakang sebuah gudang di Desa Ngrengket, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk terbakar
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Tumpukan jerami di belakang gudang terbakar akibat aktivitas pembakaran sampah.
- Damkar Nganjuk berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 1,5 jam.
- Tidak ada korban jiwa dan api tidak sempat merembet ke gudang.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nganjuk
TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Tumpukan jerami yang berada di belakang sebuah gudang di Desa Ngrengket, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk terbakar.
Beruntung berkat kecepatan personel Damkar api tak merembet ke gudang.
Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Anshari mengatakan peristiwa kebakaran jerami belakang gudang terjadi pada, Rabu (15/4/2026) sekira pukul 10.30 WIB.
Baca juga: Satpol PP Nganjuk Temukan 2 ASN Belanja di Jam Kerja saat Penerapan WFH
Awal Mula Kebakaran
Kebakaran itu kali pertama diketahui oleh pemilik gudang, Ahmad Amirrudin (32) warga Desa Ngrengket.
"Ia mengecek ke gudang terlihat ada kepulan asap di belakang gudang. Ternyata tumpukan jerami di belakang gudang terbakar," katanya.
Baca juga: Kebakaran Hebat Rumah Lantai 3 di Krembangan Surabaya, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Mengetahui hal itu, sang pemilik melapor ke Damkarmat Kabupaten Nganjuk.
Mendapat laporan, sejumlah personel dan satu armada Damkar dikerahkan ke lokasi.
Diduga Akibat Bakar Sampah
Setibanya di sana, petugas bergegas menjinakkan si jago merah.
Proses pemadam berlangsung selama sekira 1,5 jam.
"Penyebab kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Pemilik juga tak menelan kerugian, sebab api tak menjalar ke gudang," ujarnya.
| Satpol PP Nganjuk Temukan 2 ASN Belanja di Jam Kerja saat Penerapan WFH |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Pemkab Gresik Tegaskan Tak Ada Rekrutmen CPNS 2026 hingga NasDem Tanggapi Isu |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Kamis 16 April 2026, Semua Wilayah Cerah, Suhu Sumenep Terpanas |
|
|---|
| Dokter Spesialis Paru Ungkap Risiko Serius Sleep Apnea: 75 Persen Berujung Pada Stroke |
|
|---|
| Menantu Gelapkan Uang Mertua Hasil Jual Kopi Rp4,7 M, Pembeli Bayar Lunas Dibilang Ngutang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kebakaran-jerami-di-ngajuk-merembet-ke-gudang.jpg)