Filter Bensin Mobil Bersih Bikin Mesin Lebih Irit BBM dan Efisien
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendorong pemilik kendaraan untuk mencari cara menjaga efisiensi tanpa mengorbankan performa mesin.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Filter bensin yang bersih membantu menjaga efisiensi mesin dan menghemat konsumsi BBM.
- Penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan penting untuk performa optimal.
- Filter kotor dapat menyebabkan mesin tersendat, boros, hingga berisiko merusak komponen.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendorong pemilik kendaraan untuk mencari cara menjaga efisiensi tanpa mengorbankan performa mesin.
Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah memastikan kondisi filter bensin tetap bersih dan berfungsi optimal.
Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menegaskan pentingnya penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan. Menurutnya, kualitas BBM yang tepat akan menjaga kinerja mesin sekaligus menekan konsumsi bahan bakar.
“Dengan memakai bensin sesuai rekomendasi Toyota, efisiensi mesin tetap terjaga dan konsumsi BBM tidak boros. Selain itu, menjaga kondisi komponen seperti filter bensin juga sangat penting karena bahan bakar yang bersih akan meningkatkan kinerja mesin,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Harga BBM Melonjak Tajam: Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Dexlite Rp23.600
Peran Penting Filter Bensin
Ia menjelaskan, filter bensin sendiri berfungsi menyaring kotoran dan partikel dalam bahan bakar sebelum masuk ke sistem pembakaran.
Komponen ini melindungi bagian vital seperti pompa bensin, injektor, hingga ruang bakar dari potensi kerusakan.
Jika filter dalam kondisi kotor atau tersumbat, aliran bahan bakar menjadi tidak lancar.
Dampaknya, performa mesin menurun hingga berisiko merusak komponen lain yang membutuhkan biaya perbaikan tidak sedikit.
Tanda Filter Bensin Bermasalah
Pengendara dapat mengenali sejumlah gejala awal filter bensin yang mulai kotor, antara lain:
1. Mesin sulit dihidupkan akibat suplai bahan bakar terhambat
2. Putaran mesin tidak stabil saat idle
3. Tarikan kendaraan tersendat saat akselerasi
4. Mesin mati mendadak, terutama saat beban berat atau menanjak
5. Penurunan tenaga mesin secara signifikan
Menurut Nur Imansyah Tara, jika gejala tersebut muncul, pemilik kendaraan sebaiknya segera melakukan pengecekan. “Filter bensin tidak cukup hanya dibersihkan.
Dalam kondisi tertentu harus diganti secara berkala tanpa menunggu rusak,” katanya.
Servis Berkala Jadi Solusi
Perawatan rutin menjadi langkah preventif untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Pemeriksaan berkala memungkinkan teknisi mendeteksi lebih dini kondisi filter bensin dan komponen lainnya.
Selain itu, layanan servis yang fleksibel juga memudahkan pemilik kendaraan menjaga kondisi mobil tanpa mengganggu aktivitas harian.
“Solusi paling mudah adalah melakukan servis berkala di bengkel resmi atau memanfaatkan layanan home service. Teknisi akan memastikan kondisi filter bensin tetap optimal dan menggantinya jika diperlukan,” tutup Nur Imansyah Tara
| Demo Sopir Truk Soal Barcode BBM, Pertamina Patra Niaga Buka 147 Helpdesk di Jatim |
|
|---|
| Polda Jatim Bongkar Skandal Subsidi Energi: 79 Tersangka Ditangkap, Kerugian Negara Capai Rp7,5 M |
|
|---|
| Buntut Panjang Kenaikan BBM Non-Subsidi, Pakar Ekonomi Beri Warning soal Inflasi |
|
|---|
| Jual Kembali Pertalite ke Pom Mini, Warga Tulungagung Diamankan Polisi |
|
|---|
| Polres Kediri Bongkar 2 Kasus Besar, Gulung Mafia BBM Subsidi dan Pembalak Liar di Lereng Gunung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Filter-Bensin-Mobil-yang-Tetap-Bersih-bikin-Mesin-Efisien-dan-Hemat-BBM.jpg)