Pemkab Pasuruan

Mas Rusdi Tegaskan Layanan Berobat Gratis Warga Pasuruan Tak Terpengaruh Pengetatan Anggaran

Pemkab Pasuruan tetap akan menjaga agar layanan berobat gratis untuk warga Pasuruan tidak terpengaruh pengetatan anggaran.

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network
PENANDATANGANAN - Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo saat acara penandatanganan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama Pemkab Pasuruan bersama BPJS Kesehatan terkait optimalisasi penyelenggaraan JKN, Kamis (11/12/2025) sore. 

Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Anggaran transfer dari pemerintah pusat ke Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dipotong.

Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan layanan Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan tanpa gangguan.

Kepastian itu disampaikan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dalam penandatanganan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama Pemkab Pasuruan bersama BPJS Kesehatan terkait optimalisasi penyelenggaraan JKN, Kamis (11/12/2025) sore.

Mas Rusdi, sapaan akrab Rusdi Sutejo menegaskan, perubahan kebijakan nasional memang berdampak pada kapasitas fiskal daerah.

Namun, Pemkab Pasuruan tetap akan menjaga agar layanan berobat gratis tidak terpengaruh pengetatan anggaran.

“Meski ada pemotongan anggaran dari pusat, kita tetap berupaya maksimal agar UHC bisa dinikmati masyarakat Pasuruan tanpa terganggu,” tegasnya.

Menurut Mas Rusdi, UHC bukan hanya skema pembiayaan, tetapi kepastian bahwa setiap warga mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Karena itu, pemerintah daerah wajib menjaga stabilitasnya melalui penyesuaian anggaran internal dan optimalisasi seluruh sumber daya kesehatan.

Ia menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan puskesmas, rumah sakit, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dokter hingga perawat harus memberikan pelayanan tanpa diskriminasi.

“Pasien jangan ditanya BPJS atau umum. Layani dulu, urusan administrasi bisa diselesaikan setelahnya. Prioritas kita tetap pelayanan,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Mas Rusdi Tegaskan Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Pasuruan

Mas Rusdi juga mengingatkan seluruh pengelola BLUD agar bekerja dengan integritas.

Pengelolaan keuangan yang fleksibel tidak boleh disalahgunakan.

“Kalau main-main dengan uang BLUD, panjenengan (anda) sendiri yang tidak bisa tidur. Tapi kalau niatnya menolong orang, itu jadi amal,” pesannya.

Jamin Layanan Kesehatan

Sekadar informasi, Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 197 miliar untuk menjamin layanan kesehatan gratis untuk masyarakat Pasuruan yang tidak mampu.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved