Pemkab Pasuruan
Mas Rusdi Tegaskan Layanan Berobat Gratis Warga Pasuruan Tak Terpengaruh Pengetatan Anggaran
Pemkab Pasuruan tetap akan menjaga agar layanan berobat gratis untuk warga Pasuruan tidak terpengaruh pengetatan anggaran.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo pastikan layanan Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan dengan baik, meski anggaran dipangkas.
- Pemkab Pasuruan akan menjaga agar layanan berobat gratis tidak terpengaruh pengetatan anggaran.
- Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 197 miliar untuk menjamin layanan kesehatan gratis untuk masyarakat Pasuruan yang tidak mampu.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Anggaran transfer dari pemerintah pusat ke Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dipotong.
Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan layanan Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan tanpa gangguan.
Kepastian itu disampaikan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dalam penandatanganan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama Pemkab Pasuruan bersama BPJS Kesehatan terkait optimalisasi penyelenggaraan JKN, Kamis (11/12/2025) sore.
Mas Rusdi, sapaan akrab Rusdi Sutejo menegaskan, perubahan kebijakan nasional memang berdampak pada kapasitas fiskal daerah.
Namun, Pemkab Pasuruan tetap akan menjaga agar layanan berobat gratis tidak terpengaruh pengetatan anggaran.
“Meski ada pemotongan anggaran dari pusat, kita tetap berupaya maksimal agar UHC bisa dinikmati masyarakat Pasuruan tanpa terganggu,” tegasnya.
Menurut Mas Rusdi, UHC bukan hanya skema pembiayaan, tetapi kepastian bahwa setiap warga mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
Karena itu, pemerintah daerah wajib menjaga stabilitasnya melalui penyesuaian anggaran internal dan optimalisasi seluruh sumber daya kesehatan.
Ia menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan puskesmas, rumah sakit, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dokter hingga perawat harus memberikan pelayanan tanpa diskriminasi.
“Pasien jangan ditanya BPJS atau umum. Layani dulu, urusan administrasi bisa diselesaikan setelahnya. Prioritas kita tetap pelayanan,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Mas Rusdi Tegaskan Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Pasuruan
Mas Rusdi juga mengingatkan seluruh pengelola BLUD agar bekerja dengan integritas.
Pengelolaan keuangan yang fleksibel tidak boleh disalahgunakan.
“Kalau main-main dengan uang BLUD, panjenengan (anda) sendiri yang tidak bisa tidur. Tapi kalau niatnya menolong orang, itu jadi amal,” pesannya.
Jamin Layanan Kesehatan
Sekadar informasi, Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 197 miliar untuk menjamin layanan kesehatan gratis untuk masyarakat Pasuruan yang tidak mampu.
Pasuruan
Universal Health Coverage (UHC)
Rusdi Sutejo
BPJS Kesehatan
Mas Rusdi
TribunJatim.com
berita Kabupaten Pasuruan terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Bupati Mas Rusdi Tinjau Puskesmas Pandaan Pasuruan, Layanan 24 Jam Puskesmas Induk Jadi Prioritas |
|
|---|
| Bupati Mas Rusdi Tegaskan Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Pasuruan |
|
|---|
| Bupati Pasuruan Mas Rusdi Beri Anugerah 15 PNS Berprestasi di Peringatan HUT ke-54 KORPRI |
|
|---|
| Alasan Pemkab Pasuruan Tandatangani Kontrak Payung Konsolidasi Pengadaan Kertas |
|
|---|
| Kabupaten Pasuruan Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus dalam Forikan Awards 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bupati-Pasuruan-Rusdi-Sutejo-saat-Perjanjian-Kerja-Sama-Pemkab-Pasuruan-bersama-BPJS-Kesehatan.jpg)