Resmi, 33 Puskesmas di Kabupaten Pasuruan Kini Buka UGD 24 Jam

Kini seluruh 33 puskesmas di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur resmi membuka layanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam penuh

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
Dok HUMAS PEMKAB PASURUAN
PERUBAHAN - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat meresmikan dimulainya layanan UGD 24 jam di 33 Puskesmas. 

Ringkasan Berita:
  • Seluruh 33 puskesmas di Kabupaten Pasuruan kini membuka layanan UGD 24 jam.
  • Program ini diluncurkan langsung oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo.
  • Layanan UGD puskesmas menjadi akses awal penanganan pasien darurat sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi membuka layanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam di seluruh puskesmas yang ada di wilayah tersebut.

Kini seluruh 33 puskesmas di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur resmi membuka layanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam penuh.

Kebijakan ini diluncurkan langsung oleh Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo di Puskesmas Pohjentrek, Sabtu (7/2/2026) sore.

Mas Rusdi, sapaan akrabnya menyampaikan, layanan UGD 24 jam di seluruh puskesmas merupakan langkah pemerintah daerah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan kondisi darurat.

“Mulai hari ini seluruh puskesmas sudah melayani UGD selama 24 jam. Harapannya masyarakat bisa mendapatkan pertolongan medis lebih cepat ketika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

Baca juga: Ibu Ida Penjual Telur di Pasuruan Teriak Histeris Lihat Maling Curanmor hingga Pelaku Dihajar Warga

Percepat Penanganan Kondisi Darurat

Ia mencontohkan situasi kecelakaan lalu lintas atau kondisi medis mendadak yang membutuhkan penanganan cepat.

Dengan adanya layanan UGD sepanjang hari, kata dia, pasien dapat segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat tanpa harus menunggu jam pelayanan.

Ia meminta seluruh puskesmas menjaga kualitas pelayanan serta meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan yang bertugas.

Selain itu, ia mendorong pihak puskesmas aktif mensosialisasikan layanan baru tersebut kepada masyarakat agar informasi mengenai UGD 24 jam dapat diketahui secara luas.

Baca juga: Tradisi Praonan di Pasuruan, Perayaan Lebaran Ketupat yang Jadi Daya Tarik Wisata Bahari

“Informasi ini harus disampaikan secara masif, baik melalui papan informasi, media sosial, maupun kegiatan pelayanan kesehatan di masyarakat,” terang dia.

Politis muda Partai Gerindra ini juga berharap DPRD Kabupaten Pasuruan, khususnya Komisi IV, ikut mengawal pelaksanaan layanan tersebut agar dapat berjalan optimal dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pasuruan Arma Roosalina menjelaskan, layanan UGD 24 jam merupakan bagian dari program prioritas pembangunan daerah yang dicanangkan oleh Bupati Pasuruan.

Jadi Akses Awal Penanganan Medis

Menurutnya, layanan tersebut dirancang sebagai pintu pertama penanganan pasien dalam kondisi darurat sebelum mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit.

“UGD di puskesmas menjadi akses awal bagi masyarakat untuk mendapatkan pertolongan medis secara cepat,” jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved