Ramadan 2026
Dokter Gizi IPB Beri Tips Pilih Buah yang Tepat saat Berbuka Agar Tubuh Tetap Bugar
Pemilihan buah yang tepat saat berbuka sangat dianjurkan agar tubuh tetap bugar dan tetap sehat selama menjalankan ibadah Ramadan
Ringkasan Berita:
- Kurma sangat dianjurkan untuk berbuka karena kandungan fruktosanya tinggi dan aman bagi gula darah.
- Buah berair seperti semangka, melon, dan pepaya membantu menjaga cairan tubuh dan menyediakan vitamin serta mineral.
- Buah seperti jeruk nipis, durian, nangka, dan salak sebaiknya dibatasi karena potensi gangguan lambung atau lonjakan gula darah.
TRIBUNJATIM.COM - Berbuka puasa merupakan momen penting untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) Katrin Roosita, pemilihan buah yang tepat saat berbuka dapat membantu tubuh tetap bugar dan sehat selama Ramadan.
Selama berpuasa, tubuh mengalami keterbatasan asupan energi, terutama glukosa yang menjadi sumber utama energi otak.
Ketika cadangan glikogen di hati menipis, tubuh beralih menggunakan asam lemak sebagai sumber energi alternatif, yang menghasilkan keton.
"Proses inilah yang menghasilkan keton, yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh sebagai energi alternatif," jelasnya, dikutip dari ipb.ac.id, Rabu (18/2/2026).
Baca juga: Panduan Buka Puasa Sesuai Aturan di KAI Commuter Agar Tetap Nyaman dan Tertib
Keton ini bisa dimanfaatkan sebagai energi pengganti.
Katrin menjelaskan bahwa fruktosa memiliki keunggulan dibandingkan glukosa dari gula tebu atau tepung, yaitu tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis, sehingga lebih aman, terutama bagi penderita diabetes.
"Keunggulan fruktosa adalah tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis, sehingga lebih aman, terutama bagi penderita diabetes," ujarnya.
Buah yang Dianjurkan
Katrin menekankan pentingnya mengisi kembali cadangan energi segera setelah berbuka dengan karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa, yang banyak terdapat pada buah-buahan.
Kurma: Kaya fruktosa, dianjurkan Rasulullah Saw, tidak menyebabkan lonjakan gula darah drastis sehingga aman bagi penderita diabetes.
Buah berair: Semangka, melon, dan pepaya membantu menjaga keseimbangan cairan, vitamin, dan mineral. Pepaya juga mengandung beta karoten sebagai provitamin A.
Buah yang Perlu Dibatasi
Beberapa buah sebaiknya dibatasi saat berbuka:
- Jeruk nipis: Tingkat keasamannya tinggi, bisa mengganggu lambung.
- Durian: Kandungan gulanya tinggi, berisiko lonjakan gula darah.
- Nangka: Serat sulit dicerna, bisa menyebabkan kembung.
- Salak: Konsumsi bijak dengan menjaga lapisan putih kulit arinya.
Tips Konsumsi Buah
Katrin menyarankan konsumsi 2–3 porsi buah per hari (100–150 gram) untuk memenuhi kebutuhan glukosa, fruktosa, serat, vitamin, dan mineral.
Meskipun waktu makan selama Ramadan lebih singkat, asupan gizi tetap harus diperhatikan agar tubuh tetap sehat dan bugar sepanjang ibadah puasa.
Dengan memperhatikan jenis dan porsi buah, momen berbuka puasa bisa menjadi saat yang menyehatkan sekaligus menyenangkan bagi tubuh.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Parade Oklik Semarakkan Malam 29 Ramadan di Bojonegoro, 1.100 Obor Dinyalakan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Belanja Bandeng Kawak di Pasar Bandeng Gresik: Rekomendasi Pemudik |
|
|---|
| Doa Akhir Ramadan yang Diajarkan Rasulullah SAW Lengkap dengan Terjemahannya |
|
|---|
| Ciri-ciri Orang Mendapat Lailatul Qadar Ramadan 1447 H/2026 Menurut Buya Yahya |
|
|---|
| Cara Karyawan Freeport Indonesia Meriahkan Ramadan, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Transfer-Modal-Rp-133-M-untuk-Bisnis-Buah-Warga-Syok-Gudang-Partner-Kerja-Sama-Tak-Beroperasi.jpg)