Ramadan 2026

Doa Sahur Ramadan Cukup Baca Bismillah, ini Waktu Mustajab Berdoa Sebelum Puasa

Untuk makan sahur, cukup membaca basmalah seperti saat makan biasa. Dalam kitab-kitab hadits, tidak ada doa khusus ketika makan sahur.

Istimewa/Canva
MAKAN SAHUR - Ilustrasi makan sahur di bulan Ramadan. Sejatinya, untuk makan sahur, cukup membaca basmalah seperti saat makan biasa. Dalam kitab-kitab hadits, tidak ada doa khusus ketika makan sahur atau doa sahur puasa Ramadan, Rabu (18/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sejatinya, untuk makan sahur, cukup membaca basmalah seperti saat makan biasa.
  • Dalam kitab-kitab hadits, tidak ada doa khusus ketika makan sahur atau doa sahur puasa Ramadan.
  • Hal ini juga tak disebut dalam kitab-kitab fiqih terkemuka, misalnya Fiqih Empat Madzhab, Fiqih Sunnah dan Fiqih Islam wa Adillatuhu, hanya dicantumkan doa berbuka, namun tidak dicantumkan doa sahur.

 

TRIBUNJATIM.COM - Ketika berpuasa di bulan Ramadan, makan sahur sangat dianjurkan.

Makan sahur ini supaya umat Muslim bisa menjalani puasa penuh seharian.

Untuk makan sahur, tentu juga harus diikuti dengan niat yang terkadang lupa dilakukan.

Sejatinya, untuk makan sahur, cukup membaca basmalah seperti saat makan biasa.

Dikutip dari kompas.tv, disarikan dari beberapa sumber, dalam kitab-kitab hadits, tidak ada doa khusus ketika makan sahur atau doa sahur puasa Ramadan.

Hal ini juga tak disebut dalam kitab-kitab fiqih terkemuka, misalnya Fiqih Empat Madzhab, Fiqih Sunnah dan Fiqih Islam wa Adillatuhu, hanya dicantumkan doa berbuka, namun tidak dicantumkan doa sahur.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 di Surabaya, Lengkap Waktu Imsak

Doa Makan Sahur Cukup dengan Bismillah

Dengan demikian, doa sebelum makan sahur sama dengan doa sebelum makan. Yakni:

Bismillah

Terjemahannya:

“Dengan menyebut nama Allah”

Membaca basmalah ini berdasarkan hadits shahih:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia menyebut nama Allah Ta’ala. Dan jika ia lupa, hendaklah ia membaca ‘Bismilaahi awalahu wa aakhirahu’” (HR Tirmidzi dan Abu Dawud)

Seperti juga diberitakan Tribunnews, Sabtu (24/4/2021), dianjurkan sahur dengan makanan yang bergizi agar kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi selama sehari penuh menjalankan puasa Ramadan.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Lengkap Latin dan Terjemahnya, Simak juga Waktu Melafalkan

Doa Sebelum Makan

Sedangkan doa yang lebih populer namun dipersoalkan keshahihannya adalah:

Allohumma baariklanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaaban naar

Terjemahannya:

“Ya Allah, berkahilah untuk kami apa yang Engkau karuniakan kepada kami dan peliharalah kami dari adzab neraka” (HR Imam Malik dalam Al Muwatha’)

Niat Puasa Ramadan

Selain itu, perlu membaca niat puasa Ramadan supaya puasa menjadi sah.

Niat Puasa Ramadan bacaannya adalah sebagai berikut:

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'aala.

Terjemahannya:

"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Bagi yang khawatir lupa akan niat akan berpuasa esok hari, bisa niat dalam hati sebelum tidur.

Membaca niat puasa Ramadan bisa dilakukan setelah menjalankan salat Isya, Tarawih maupun saat sahur.

Baca juga: 50 Ucapan Selamat Ramadhan 1447 H untuk Menyambut Bulan Puasa, Cocok Dibagikan ke WhatsApp

Sahur adalah Waktu Mustajab Berdoa

Dikutip dari kompas.tv, dalam sahur, ada waktu terbaik berdoa (doa mustajab). 

Ketika sahur tiba malaikat turun ke bumi dan ikut mengaminkan doa-doa dari mereka yang memanjatkan doa kepada Allah SWT. 

Untuk itulah, Rasulullah begitu menganjurkan sahur ini sebagai sarana agar berpuasa jadi kuat.

Doa sahur juga juga dilantukan agar kita dapat berkah.

Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad bahkan dianjurkan, begitu pentingnya sahur ini dan banyaknya keberkahan di dalamnya.

"Bersahur itu adalah suatu keberkahan, maka janganlah kamu meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan para malaikat berselawat atas orang-orang yang bersahur (makan sahur)," (HR Ahmad).

Maka dari itu, sebelum sahur, alangkah baiknya ketika bangun maka diawali dengan ibadah malam (Qiyam Ramadan) terlebih dahulu. 

Mulai dari salat tahajud, ditutup dengan witir. 

Bisa juga dengan dengan salat hajat, lantas berdoa.

Waktu tersebut, di sepertiga akhir malam sebelum subuh, merupakan waktu terbaik berdoa.

Semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa kita semua dan memberi berkah kepada kita di bulan suci Ramadan ini. Amin. Wallahu a'lam. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved