Ramadan 2026

Bacaan Doa Kamilin Setelah Tarawih Lengkap Beserta Latin dan Arti dan Keutamaannya

Selain melaksanakan salat Tarawih, kita dianjurkan untuk membaca doa guna menyempurnakan ibadah yang telah dilaksanakan.

Editor: Torik Aqua
TribunJatim.com/Imam Nawawi
DOA KAMILIN - Ilustrasi salat tarawih. Simak bacaan doa kamilin yang dianjurkan untuk dibaca setelah salat tarawih. 
Ringkasan Berita:
  1. Doa Kamilin dianjurkan dibaca setelah salat Tarawih.
  2. Bacaan doa Kamilin dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah Ramadan dan memperkuat iman.
  3. Membaca doa setelah Tarawih memiliki banyak manfaat.

 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut bacaan doa kamilin yang dianjurkan untuk dibaca setelah salat tarawih.

Simak juga bacaan latin dan terjemahan dari doa kamilin.

Salat tarawih merupakan salat sunnah yang dilakukan di malam bulan Ramadan.

Ada banyak keutamaan salat tarawih untuk umat Islam.

Baca juga: Bacaan Doa Kamilin Lengkap Arab dan Latin Serta Terjemahnya, Dipanjatkan usai Salat Tarawih

Umat Islam saat melaksanakan shalat tarawih berjamaah pertama di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018).
Umat Islam saat melaksanakan shalat tarawih berjamaah pertama di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018). (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

 
Selain melaksanakan salat Tarawih, kita dianjurkan untuk membaca doa guna menyempurnakan ibadah yang telah dilaksanakan.

Salah satu doa yang dapat dibaca setelah salat Tarawih, yakni doa Kamilin. 

Dikutip dari situs resmi Baznas, membaca doa setelah salat Tarawih memiliki keutamaan tersendiri. 

Selain menjadi wujud penghambaan kepada Allah SWT, doa ini juga dapat memperkuat iman dan mendatangkan ketenangan hati. 

Keutamaan Salat Tarawih

Salat Tarawih memiliki keistimewaan, sebagaimana disebutkan dalam hadis:

"Barang siapa yang melaksanakan salat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadis ini, kita dapat memahami, salat Tarawih bukan hanya sekadar ibadah biasa, tetapi menjadi jalan menuju pengampunan dosa. 

Membaca doa setelah Tawarih juga menambah kekhusyukan dan menyempurnakan ibadah.

Bacaan Doa Kamilin

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allâhummaj‘alnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâ‘ilîn.

Wa lima ‘indaka thâlibîn. Wa li ‘afwika râjîn.

Wa bil-hudâ mutamassikîn.

Wa ‘anil laghwi mu‘ridlîn.

Wa fid-dunyâ zâhdîn.

Wa fil ‘âkhirati râghibîn.

Wa bil-qadlâ’I râdlîn.

Wa lin na‘mâ’I syâkirîn.

Wa ‘alal balâ’i shâbirîn.

Wa tahta lawâ’i muhammadin shallallâhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ’irîna wa ilal haudli wâridîn.

Wa ilal jannati dâkhilîn.

Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn.

Wa min tha‘âmil jannati âkilîn.

Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syâribîn.

Bi akwâbin wa abârîqa wa ka‘sin min ma‘în.

Ma‘al ladzîna an‘amta ‘alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ’i wash shâlihîna wa hasuna ulâ’ika rafîqan.

Dâlikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi ‘alîman.

Allâhummaj‘alnâ fî hâdzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas su‘adâ’il maqbûlîn.

Wa lâ taj‘alnâ minal asyqiyâ’il mardûdîn.

Wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma‘în.

Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.

Artinya:

“Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya,

yang memenuhi kewajiban- kewajiban,

yang memelihara shalat,

yang mengeluarkan zakat,

yang mencari apa yang ada di sisi-Mu,

yang mengharapkan ampunan-Mu,

yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan,

yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat,

yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu),

yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad),

yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan,

yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih.

Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui.

Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya.

Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan sahabat beliau.

Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Manfaat Membaca Doa Setelah Salat Tarawih

1. Mendapatkan Ampunan dari Allah SWT

Membaca doa setelah Tarawih dapat menjadi sarana untuk mendapatkan ampunan dan ridha dari Allah SWT.

2. Menenangkan Hati dan Pikiran

Doa yang dipanjatkan setelah Tarawih dapat memberikan ketenangan batin dan menjauhkan dari kecemasan.

3. Memperkuat Keimanan

Dengan berdoa, seseorang akan semakin merasa dekat dengan Allah dan memperkuat keimanannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

4. Menghindarkan dari Kesulitan dan Bala

Doa adalah bentuk permohonan kepada Allah agar diberikan perlindungan dan dijauhkan dari segala macam marabahaya.

Waktu yang Tepat untuk Membaca Doa setelah Tarawih

Masih mengutip Baznas.go.id, ada beberapa waktu yang dianjurkan untuk membaca doa setelah Salat Tarawih.

Setelah selesai salat Tarawih – Membaca doa langsung setelah Salat untuk menyempurnakan ibadah.

Setelah Salat Witir – Sebagai bagian dari doa Kamilin.

Waktu sahur – Memohon keberkahan dan kekuatan untuk menjalani ibadah puasa.

Sebelum tidur – Memohon perlindungan Allah sebelum beristirahat


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved