Breaking News

Ramadan 2026

Tantangan Chef Sarto Satukan Rasa Timur Tengah dan India Saat Ramadan

Tak sekadar menghadirkan promo harga, hotel ini memperkenalkan konsep “7th Voyage of Sinbad Iftar Buffet”

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Nur Ika Anisa
MENU RAMADAN - Chef Sarto dari Executive Chef Hotel The Southern Surabaya 
Ringkasan Berita:
  • Hotel The Southern Surabaya menghadirkan konsep “7th Voyage of Sinbad Iftar Buffet”.
  • Menyajikan hidangan dari Irak, Iran, Oman, Yaman, Sri Lanka, India, dan Mesir.
  • Tantangan utama ada pada karakter bumbu dan kekuatan rasa tiap negara.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Perbedaan karakter masakan Timur Tengah dan India menjadi tantangan tersendiri dalam sajian buka puasa Ramadan 2026 di Hotel The Southern Surabaya.

Tak sekadar menghadirkan promo harga, hotel ini memperkenalkan konsep “7th Voyage of Sinbad Iftar Buffet”, yang menyajikan hidangan khas dari tujuh negara setiap hari selama Ramadan.

Executive Chef Hotel The Southern Surabaya, Chef Sarto, mengungkapkan bahwa selama bulan puasa ia harus menyiapkan sedikitnya 11 jenis masakan dari Irak, Iran, Oman, Yaman, Sri Lanka, India, dan Mesir.

“Tantangan paling berat selama 10 tahun saya di sini, karena biasanya saya hanya membuat makanan Timur Tengah. Kalau dibilang susah ya susah, tapi mudah ya mudah karena Timur Tengah ketemu India dan Sri Lanka yang berbeda sekali,” ujar Chef Sarto, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Iftar Berhadiah Umroh di Surabaya, The Southern Hadirkan Menu 7 Negara

Tantangan Ada pada Karakter Rempah

Menurut Chef Sarto, tantangan terbesar bukan pada teknik memasak, melainkan pada karakter bumbu yang berbeda di setiap negara.

“Secara teknik hampir mirip, tapi taste kuatnya berbeda. Misal India itu kuat di kunyit dan kare, tapi Timur Tengah itu oily-nya kuat. Sri Lanka juga mirip dengan India,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap negara memiliki ciri khas rempah dan komposisi rasa yang tidak bisa disamaratakan, sehingga perlu penyesuaian agar tetap autentik namun cocok di lidah masyarakat Indonesia.

Abgoosht Jadi Sorotan

Salah satu menu yang menjadi perhatian adalah abgoosht, sup tradisional asal Iran berbahan dasar rebusan daging yang sekilas mirip gulai.

Chef Sarto menjelaskan bahwa hidangan ini umumnya menggunakan daging domba, namun juga bisa memakai daging sapi. Proses pengolahannya membutuhkan perhatian khusus agar aroma khas domba tidak terlalu dominan.

Baca juga: Rayakan Tahun Baru 2026 di The Southern Hotel Surabaya yang Sajikan Kuliner Vintage-American Classic

“Sup ini daging sapi tapi umumnya daging domba, ada sayurnya dan kacang. Pengolahan daging domba sedikit sulit, harus ada rempah supaya bau khasnya hilang, kuat juga di pemakaian kayu manis, kemudian lemon,” terangnya.

Selain abgoosht, sajian berbuka puasa lainnya meliputi kambing guling, nasi kebuli, shorba, lahoh, firni al mandhi, haneeth chicken, marqah, serta berbagai hidangan khas Timur Tengah dan Asia Selatan lainnya.

Chef Sarto berharap kehadiran menu tujuh negara ini dapat menjadi pengalaman nostalgia bagi masyarakat yang pernah berkunjung ke kawasan Timur Tengah maupun Asia Selatan.

Dengan konsep lintas negara dan kekayaan rempah yang kuat, Hotel The Southern Surabaya berupaya menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda pada Ramadan 2026.

“Harapannya yang pernah ke negara itu bisa mencicipi lagi, meski tidak sama persis tapi bisa mengingat lagi. Yang pernah umrah dan haji mudah-mudahan bisa mencicipi kuliner tujuh negara ini,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved