Berita Entertainment

Calvin Dores Pasrah Jual Mata Demi Anak karena Terhimpit Ekonomi, Merasa Gagal Jadi Ayah

Calvin Dores mengaku berniat menjual bola matanya karena tekanan ekonomi.

Tayang:
Instagram via Tribun Jateng
JUAL MATA - Calvin Dores, anak musisi legendaris Deddy Dores mengaku berniat menjual bola matanya karena tekanan ekonomi dan keinginan untuk menjamin masa depan anak-anaknya, bukan sekadar untuk kebutuhan sehari-hari. Ia juga menegaskan tidak menerima warisan atau aset peninggalan ayahnya, Senin (18/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Calvin Dores mengaku berniat menjual bola matanya karena tekanan ekonomi dan keinginan untuk menjamin masa depan anak-anaknya, bukan sekadar untuk kebutuhan sehari-hari.
  • Calvin menyebut kehidupannya saat ini sangat berbeda dibanding masa kecilnya ketika sang ayah, Deddy Dores, masih berjaya di dunia musik.
  • Ia juga menegaskan tidak menerima warisan atau aset peninggalan ayahnya.
 

 

TRIBUNJATIM.COM - Anak dari musisi legendaris Deddy Dores, Calvin Dores mengejutkan publik setelah mengaku berniat menjual salah satu organ tubuhnya demi memenuhi kebutuhan masa depan keluarganya. 

Pengakuan tersebut disampaikan langsung saat dirinya dikonfirmasi pada Minggu (17/5/2026).

Calvin mengatakan keputusan itu muncul bukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan sebagai upaya menyiapkan biaya kehidupan anak-anaknya di tengah kondisi ekonomi yang semakin berat.

Dikutip dari Tribunnews, putra dari Deddy Dores itu mengaku tekanan finansial yang dialami keluarganya membuat dirinya merasa harus mencari jalan keluar secara ekstrem agar istri dan anak-anaknya tidak mengalami kesulitan hidup.

Ia juga menegaskan dirinya tidak memperoleh warisan ataupun aset peninggalan sang ayah, sehingga harus berjuang sendiri menghadapi kondisi ekonomi yang saat ini dihadapinya.

Sepanjang berkarier, ayah Calvin pernah membangun grup Rhapsodia yang kemudian menjadi Freedom of Rhapsodia, terlibat dalam band rock Super Kid, serta sempat bergabung dengan God Bless pada awal kariernya.

Namanya kian melambung saat menjadi otak di balik kesuksesan mendiang Nike Ardilla, serta turut membesarkan karier penyanyi top seperti Nafa Urbach. 

Sang musisi legendaris diketahui wafat pada 17 Mei 2016 di Tangerang Selatan akibat penyakit jantung.

Realitas kehidupan yang dijalani Calvin saat ini diakui sangat berbanding terbalik dengan masa kecilnya, sewaktu sang ayah masih berjaya di belantika musik tanah air dan memiliki banyak uang.

Baca juga: Jual Mie dan Babi Tepi Sawah, Pemilik Warung Tak Masalah Diprotes Warga: Kami Tak Bohongi Konsumen

Alasan Jual Mata

Pikiran untuk menjual bola mata itu terlintas karena ia sedih melihat anaknya tidak bisa hidup enak di usianya sekarang.

"Udah bulat Mas, karena saya gak mau melihat istri dan anak saya kesusahan. Ya saya pasti bandingin lah ketika saya kecil kehidupan saya gimana dengan anak saya sekarang, kehidupannya jauh berbeda. Saya merasa jadi ayah yang gagal ketika melihat anak saya, kehidupannya tuh jauh dari kata kurang," ungkap Calvin dengan nada getir, dikutip WartaKotalive.com.

Sebelum mengambil keputusan nekat ini, Calvin mengeklaim telah melakukan berbagai upaya keras dan bekerja keras untuk bisa memiliki tabungan yang banyak.

Ia terus bergerak di industri kreatif dengan menjual karya lagu dan bidang lainnya, namun tingginya tuntutan ekonomi di Jakarta perlahan mengubur semua mimpinya.

"Saya kerja mah udah kok. Saya jual lagu dan sebagainya, cuma ya kebutuhan hidup sekarang tinggi. Jadi, saya enggak ada uang buat masa depan anak," jelasnya.

Baca juga: 3 Orang Untung Rp 1,2 M dari Jual Kode OTP Ilegal, Pembeli Bisa Login WA hingga IG Tanpa SIM Card

Sempat Dilarang dan Diminta Sabar

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved