Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026

Finish di Fantastic Four, SMAN 3 Blitar Bangga Ukir Sejarah di DBL East Java Championship 2025

Keberhasilan menembus babak Fantastic Four menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim basket putri SMAN 3 Blitar (Smaga).

Tayang:
Editor: Dwi Prastika
Istimewa
BASKET - Pemain basket SMAN 3 Blitar (Smaga), Eka Nurjanah saat timnya melawan SMA St Louis 1 Surabaya pada Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java Championship, Jumat, 31 Oktober 2025. Laga berakhir dengan skor 41-73, yang menghentikan langkah Smaga di babak Fantastic Four. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keberhasilan menembus babak Fantastic Four menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim basket putri SMAN 3 Blitar (Smaga).

Prestasi ini diraih dalam ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java Championship. 

Salah satu pemain Smaga, Eka Nurjanah, mengaku sempat diliputi rasa pesimistis sebelum laga penting itu.

“Sebelum tanding itu saya rasanya malas gitu, nggak semangat, pesimistis banget buat menang. Tapi pas udah di lapangan saya ngerasa kayak main biasa dan tadi lumayan optimistis,” bebernya.

Pertandingan berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025, mempertemukan Smaga melawan SMA St Louis 1 Surabaya.

Laga berakhir dengan skor 41-73, yang menghentikan langkah Smaga di babak Fantastic Four.

Meskipun kalah, Smaga tetap menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan.

Eka menilai performa rekan-rekannya sudah sangat maksimal.

“Saya lihat optimistisnya anak-anak Smaga hari ini kuat banget. Dari awal sampai akhir kami berjuang banget,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.

Dalam laga tersebut, Eka juga tampil menonjol sebagai pencetak poin terbanyak untuk Smaga.

Ia berhasil menorehkan 15 poin, menjadi kontribusi penting bagi timnya.

“Saya bangga bisa bantu tim sampai sejauh ini,” ungkapnya.

Perjalanan Smaga menuju DBL East Java Championship dimulai dari keberhasilan menjadi Runner-Up Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-South (DBL Malang).

Tim asal Blitar itu harus menempuh perjalanan darat selama dua jam setiap kali bertanding di Malang.

“Jujur itu sangat menantang ya, apalagi kami harus bangun pagi sekali buat ke Malang. Waktu pelaksanaan DBL Malang ini juga bertepatan sama pertandingan lain. Jadi double-double usaha yang harus dikerahkan,” ujar Eka mengenang perjuangan timnya.

Baca juga: Hasil DBL East Java 2025: Empat Tim Pastikan Langkah ke Final

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved