Breaking News

Demo di Jawa Timur

Daftar 8 Tuntutan Krusial Aliansi Surabaya Menggugat, Kritik Keras Program Prabowo-Gibran

Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Surabaya Menggugat, menggelar aksi damai di Taman Apsari, Senin sore (15/6/2026).

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Febrianto Ramadani
UNJUK RASA - Salah satu demonstran, sekaligus Pedagang Lumpia, ikut menyuarakan kekecewaan terhadap pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka, di Taman Apsari, Senin sore (15/6/2026). Aksi damai ini digelar puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Surabaya Menggugat 

Ringkasan Berita:
  • Aliansi Surabaya Menggugat yang terdiri dari mahasiswa, pengemudi online, buruh, dan pedagang menggelar aksi damai di Taman Apsari Surabaya, menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah melalui orasi, puisi, dan teatrikal.
  • Massa menyampaikan delapan tuntutan utama, antara lain evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih, penolakan UU Polri dan UU TNI yang dianggap mendorong militerisme

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Ada 8 daftar tuntutan para peserta demo di Surabaya.

Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Surabaya Menggugat, menggelar aksi damai di Taman Apsari, Senin sore (15/6/2026).

Tidak hanya mahasiswa, demonstran berasal dari driver online, buruh, dan pedagang makanan sekitar. 

Satu persatu massa menyuarakan protes keras terkait kebijakan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka.

Massa membawa sejumlah poster dan spanduk, yang bertuliskan keresahan situasi global. Mulai kenaikan harga BBM, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga kondisi pelemahan Rupiah terhadap mata uang Dollar Amerika Serikat. Unjuk rasa diisi dengan berbagai orasi, pembacaan puisi, dan teaterikalnya 

Baca juga: Kelompok Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Demo di Surabaya, Minta Evaluasi MBG Besar-besaran

Koordinator Lapangan Aksi Aliansi Surabaya Mengguggat, Muhammad Ichsan Aditya, mengatakan, ada 8 tuntutan paling krusial disampaikan sebagai bentuk respons kekecewaan, terhadap pemerintah.

Diantaranya Undang Undang Polri disahkan secara ugal-ugalan, kemudian UU TNI tahun 2025, dianggap menjadi karpet merah bagi praktik militerisme semakin meluas dan masif.

“Tentunya juga menanggapi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis,dan Koperasi Desa Merah Putih, dan segala program pemerintahan yang dilakukan tidak secara melalui perencanaan matang, atau proses riset akademik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti program MBG, lantaran telah menginflasi APBN, serta berdampak ke sektor pendidikan, maupun aspek penting lainnya.

“Kondisi stabilitas ekonomi hari ini kian mencemaskan karena angka rupiah mendekati Rp18.000, dan prediksi dari ekonom bisa sampai angka Rp22.000,” jelasnya.

“Kemudian ada kenaikan BBM dan lain sebagainya, berdampak ke situasi mendatang. Krisis bisa terjadi di segala sektor mulai dari ekonomi atas dasar pemborosan APBN dan lain-lain,” imbuh Ichsan.

Selain memprotes pemborosan APBN, pihaknya juga menyuarakan pelanggaran HAM, praktik Militerisme, hak-hak masyarakat adat terhadap alam, dan eksploitasi alam.

“Ketika respon kami dicap hanya sebagai statistika,dan tentunya di lain sisi imunitas yang kami saksikan ini masih mencekam di negeri ini,” tegasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved