Ramadan 2026, Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya Disesuaikan Jadi Menu Kemasan

Mekanisme pembagian makanan disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa, yakni melalui pemberian makanan kering

Tayang:
Tribun Jatim Network/Habibur Rohman
DISTRIBUSI MAKANAN - Petugas melakukan distribusi makanan gratis bergizi di SMP Negeri 13 Surabaya,Senin (13/1/2025). Kota Surabaya mulai melaksanakan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di PAUD-TK Yasporbi, SD Taquma, SMPN 13, SMAN 10, dan SMK PGRI 1 Surabaya dan untuk tahap awal, total penerima mencapai 3151 siswa. (SURYA/HABIBUR ROHMAN) 

Ringkasan Berita:
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 2026.
  • Siswa yang berpuasa menerima makanan kering/kemasan sehat untuk dibawa pulang.
  • Distribusi sempat dihentikan 16–22 Februari 2026 dan kembali normal 23 Februari.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Surabaya dipastikan tetap berjalan selama Ramadan 2026.

Namun, mekanisme pembagian makanan disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa, yakni melalui pemberian makanan kering atau kemasan sehat yang dapat dibawa pulang untuk berbuka.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Kusmayanti, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG pada fase Ramadan mengacu pada surat edaran (SE) resmi.

"Kita akan tetap melaksanakan program MBG pada masa Ramadan. Namun, metode penyajian makanannya yang akan berbeda,” ujar Kusmayanti.

Ia menambahkan, penyesuaian dilakukan melalui metode pemberian makanan kering atau kemasan sehat. “Penyalurannya bisa dengan metode kering, karena siswa berpuasa. Jadi makanan bisa dibawa pulang,” jelasnya.

Baca juga: Menu yang Diperbolehkan dan Dilarang untuk MBG di Bulan Ramadan, sudah Ditetapkan BGN

Menu Tahan Lama untuk Berbuka Puasa

Menu yang disiapkan merupakan jenis makanan yang lebih tahan lama dan tidak mudah basi. Hal ini penting agar makanan tetap layak konsumsi hingga waktu berbuka puasa.

“Artinya, jenis makanan yang diberikan adalah makanan yang harus tahan lama dan tidak cepat basi. Kalau memang menu kering yang kita siapkan itu tahan lama, tentu bisa dikonsumsi saat waktu berbuka puasa. Mau disajikan jam berapa saja tidak masalah,” katanya.

Terkait waktu pembagian, Kusmayanti menyebut teknisnya akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Biasanya, ada kesepakatan antara pihak sekolah sebagai penerima manfaat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana program.

“Apakah diserahkan saat pulang atau seperti apa, biasanya tergantung dari sekolah masing-masing. Teknis di lapangan dikomunikasikan. Biasanya akan ada kesepakatan antara sekolah sebagai penerima manfaat dengan SPPG,” tuturnya.

BGN Pastikan MBG Tetap Berjalan Saat Libur dan Imlek

Penyesuaian selama Ramadan tidak mengurangi tujuan utama MBG, yakni memastikan kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi. Dengan model makanan kering yang bisa dibawa pulang, siswa tetap mendapatkan asupan bergizi yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.

Skema ini juga menjadi bentuk edukasi bahwa pemenuhan gizi tidak hanya soal makan di sekolah, tetapi juga tentang memilih makanan yang aman, bergizi, dan sesuai kondisi.

"Menu kering yang tahan lama tetap dirancang memenuhi unsur karbohidrat, protein, serta mikronutrien penting bagi tumbuh kembang anak,” katanya.

Baca juga: Cerita Wali Murid Setelah Anak Dapat Rp 50 Ribu dalam Ompreng MBG dari Haji Her: Alhamdulilah

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah, serta Tahun Baru Imlek tetap berjalan.

"Pelayanan MBG pada Ramadan serta libur dan cuti bersama Idul Fitri dan Tahun Baru Imlek tetap dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pemenuhan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, serta akuntabilitas,” kata Dadan di Jakarta, Sabtu (14/2/2026), melalui keterangan tertulis.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved