Ramadan 2026, Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya Disesuaikan Jadi Menu Kemasan
Mekanisme pembagian makanan disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa, yakni melalui pemberian makanan kering
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 2026.
- Siswa yang berpuasa menerima makanan kering/kemasan sehat untuk dibawa pulang.
- Distribusi sempat dihentikan 16–22 Februari 2026 dan kembali normal 23 Februari.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Surabaya dipastikan tetap berjalan selama Ramadan 2026.
Namun, mekanisme pembagian makanan disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa, yakni melalui pemberian makanan kering atau kemasan sehat yang dapat dibawa pulang untuk berbuka.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Kusmayanti, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG pada fase Ramadan mengacu pada surat edaran (SE) resmi.
"Kita akan tetap melaksanakan program MBG pada masa Ramadan. Namun, metode penyajian makanannya yang akan berbeda,” ujar Kusmayanti.
Ia menambahkan, penyesuaian dilakukan melalui metode pemberian makanan kering atau kemasan sehat. “Penyalurannya bisa dengan metode kering, karena siswa berpuasa. Jadi makanan bisa dibawa pulang,” jelasnya.
Baca juga: Menu yang Diperbolehkan dan Dilarang untuk MBG di Bulan Ramadan, sudah Ditetapkan BGN
Menu Tahan Lama untuk Berbuka Puasa
Menu yang disiapkan merupakan jenis makanan yang lebih tahan lama dan tidak mudah basi. Hal ini penting agar makanan tetap layak konsumsi hingga waktu berbuka puasa.
“Artinya, jenis makanan yang diberikan adalah makanan yang harus tahan lama dan tidak cepat basi. Kalau memang menu kering yang kita siapkan itu tahan lama, tentu bisa dikonsumsi saat waktu berbuka puasa. Mau disajikan jam berapa saja tidak masalah,” katanya.
Terkait waktu pembagian, Kusmayanti menyebut teknisnya akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Biasanya, ada kesepakatan antara pihak sekolah sebagai penerima manfaat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana program.
“Apakah diserahkan saat pulang atau seperti apa, biasanya tergantung dari sekolah masing-masing. Teknis di lapangan dikomunikasikan. Biasanya akan ada kesepakatan antara sekolah sebagai penerima manfaat dengan SPPG,” tuturnya.
BGN Pastikan MBG Tetap Berjalan Saat Libur dan Imlek
Penyesuaian selama Ramadan tidak mengurangi tujuan utama MBG, yakni memastikan kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi. Dengan model makanan kering yang bisa dibawa pulang, siswa tetap mendapatkan asupan bergizi yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.
Skema ini juga menjadi bentuk edukasi bahwa pemenuhan gizi tidak hanya soal makan di sekolah, tetapi juga tentang memilih makanan yang aman, bergizi, dan sesuai kondisi.
"Menu kering yang tahan lama tetap dirancang memenuhi unsur karbohidrat, protein, serta mikronutrien penting bagi tumbuh kembang anak,” katanya.
Baca juga: Cerita Wali Murid Setelah Anak Dapat Rp 50 Ribu dalam Ompreng MBG dari Haji Her: Alhamdulilah
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah, serta Tahun Baru Imlek tetap berjalan.
"Pelayanan MBG pada Ramadan serta libur dan cuti bersama Idul Fitri dan Tahun Baru Imlek tetap dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pemenuhan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, serta akuntabilitas,” kata Dadan di Jakarta, Sabtu (14/2/2026), melalui keterangan tertulis.
MBG
Makan Bergizi Gratis (MBG)
program MBG
Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG)
berita Surabaya Hari ini
TribunJatim.com
Ramadan 2026
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Cara Ashari Kiai Asusila Kabur dari Polisi, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan |
|
|---|
| Wanita Penyapu Jadi Korban Tabrak Lari, Pelaku Pura-pura Cari Bantuan Lalu Kabur |
|
|---|
| Dilema Guru Honorer, Terpaksa Melepas Pengabdian Demi Penghasilan UMR |
|
|---|
| Sosok Kompol Dedi Dipecat Akibat Rokok Narkoba, Perwira Polisi yang Berulang Kali Melanggar |
|
|---|
| Viral Terpopuler: Rp 452 Juta Lenyap Modus Salah Sambung Hingga Ashari Kiai Ngaku Wali Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pendistribusian-mbg-di-surabaya-tetap-berjalan-selama-ramadan.jpg)