Berita Surabaya

Ngerinya Kecelakaan Antar Motor, Pemuda Gresik Terjatuh dan Terlindas Truk di Surabaya

Terungkap kronologi tewasnya pemotor Honda Vario seusai terlibat kecelakaan dengan truk kontainer di kawasan Jalan Tambak Osowilangun

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network
EVAKUASI KECELAKAAN-Tim Medis Pemkot Surabaya mengevakuasi jenazah Pemotor Honda Vario bernopol W-6427-LY berinisial MN (27) warga Lowayu, Dukun, Gresik, seusai terlibat kecelakaan di kawasan Jalan Tambak Osowilangun, Tambak Langon, Benowo, Surabaya, pada Sabtu (28/2/2026) siang. 

"Unit motor dilondisikan oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, truk kontainer sendiri tidak termonitor di lokasi," ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti, saat dihubungi TribunJatim.com

Sebelumnya, kecelakaan maut juga dialami pemotor yang diketahui berprofesi sebagai guru pendidikan anak usia dini (PAUD) berinisial MH (56) di Jalan Mastrip, Kebraon, Karang Pilang, Surabaya, pada pukul 16.45 WIB, Jumat (27/2/2026).

Korban diduga terlibat kecelakaan dengan kendaraan truk. Namun, identitas pengemudi atau ciri truknya, tidak diketahui, lantaran tetap melanjutkan perjalanan.

Jenazah korban dievakuasi oleh Tim Medis Pemkot Surabaya ke RS Siti Khodijah, Sepanjang, Taman, Sidoarjo.

Menurut AKP Supriono, pemotor korban melaju dari arah selatan menuju ke utara.

Setibanya di titik jalanan tepat depan pergudangan. Pemotor korban diduga berusaha bermanuver mendahului bodi truk tersebut.

Namun, di tengah manuver tersebut, pemotor korban diduga tidak memiliki ruang gerak yang cukup, sehingga terjadi kecelakaan dengan truk yang hendak didahuluinya.

"Motor Honda Beat sesampai di TKP hendak mendahului dari samping kanan ruang gerak tidak bebas dan ruang gerak tidak cukup sehingga terjadi kecelakaan dengan truk berjalan dari searah di sampingnya, setelah terjadi kecelakan truk nopol tidak diketahui meninggalkan TKP," ujar Supriono saat dihubungi TribunJatim.com

Sekadar diketahui, Satlantas Polrestabes Surabaya melansir data jumlah kecelakaan beserta fatalitasnya, dalam Analisa dan Evaluasi Kamtibmas Kota Surabaya Tahun 2025, pada Rabu (31/12/2025).

Bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang tahun 2025 sejumlah 180 orang. Kemudian, korban luka berat sejumlah 12 orang.

Data tersebut menunjukkan tren penurunan fatalitas kecelakaan sekitar satu persen dibandingkan tahun 2024, yakni jumlah korban meninggal dunia 182 orang.

Namun, mengenai data kejadian kecelakaan pada sepanjang tahun 2025 cenderung meningkat dalam persentase 18 persen, dibanding setahun lalu.

Catatannya, tahun 2025 jumlah kecelakaan 1.762 kasus, sedangkan tahun 2024 sejumlah 1.488 kasus.

"Kami mengedepankan (penindakan pelanggaran melalui) E-TLE. Demikian terhadap pelanggaran lalu lintas cukup fatal kami lakukan penilangan," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan di Mapolrestabes Surabaya, pada Rabu (31/12/2025).

 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved