Sosok Christopher Santoso, Mahasiswa ITS yang Sukses Jadi Dalang Lintas Budaya Meski Cadel
Mahasiswa S1 Studi Pembangunan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini membuktikan, seni wayang tidak memandang latar belakang etnis.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM - Langkah Christopher Jason Santoso dalam melestarikan dunia pewayangan yang identik dengan tradisi Jawa patut diacungi jempol.
Mahasiswa S1 Studi Pembangunan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini membuktikan, seni wayang adalah warisan budaya yang terbuka bagi siapapun, tanpa memandang latar belakang etnis.
Baca juga: Sosok Praditya Afrilia Dokter Muda Mobagu Ingin Kembali ke Kampung Halaman, Akses Kesehatan Terbatas
Pemuda berdarah Tionghoa kelahiran 26 Agustus 2004 ini mulai tertarik pada wayang sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.
Saat itu, ia mendapat tugas menampilkan pagelaran wayang sederhana.
Pengalaman tersebut menjadi titik awal ketertarikannya pada dunia pedalangan.
"Dari awal, saat mengerjakan tugas itu, saya merasa ini adalah sesuatu yang unik dan menarik untuk dipelajari. Saya seperti menemukan dunia baru," kenangnya.
Dukungan keluarga turut mendorong Christopher memperdalam ilmu pedalangan dengan bergabung di salah satu sanggar di Surabaya.
Namun, perjalanannya tak selalu mulus.
Ia sempat menerima celaan karena mengalami rhotasisme atau kesulitan melafalkan huruf R.
Selain itu, perbedaan etnis juga membuatnya pernah merasakan penolakan saat masih belia.
"Saya pernah dianggap tidak cocok menjadi dalang karena cadel dan karena saya bukan dari latar belakang Jawa. Itu sempat membuat saya minder," ungkapnya.
Situasi tersebut membuatnya sempat menjauh dari dunia wayang.
Meski demikian, tekadnya untuk kembali mendalang tak surut.
Ia belajar secara otodidak melalui buku dan media sosial hingga akhirnya kembali tampil di berbagai kesempatan.
| Misteri Jasad Perempuan di Bangkalan Madura Bawa Boneka Kuning, Polisi Duga Korban Penganiayaan |
|
|---|
| Pihak Kampus Syok Dokumen yang Ditunjukkan Joki UTBK di Unesa Mirip Asli, Pelaku Orang-orang Pintar |
|
|---|
| Kapan Lebaran Haji 2026? Ada 2 Tanggal Merah Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Adha |
|
|---|
| Industri Hotel di Kota Batu Tercekik Lonjakan Harga LPG non Subsidi |
|
|---|
| Berulang Kali Menangis, Ibam Minta Dibebaskan di Kasus Chromebook: Saya Dipaksakan Jadi Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Christopher-Jason-Santoso-saat-menjadi-dalang-pada-pagelaran-See-You-Soon-2023.jpg)