Waspada Modus Ambil Cucian, Pasutri Maling Ponsel Satroni Gerai Laundry di Wonokromo Surabaya

Dua orang pasangan pria dan wanita diduga berkomplot mencuri ponsel bermodus mengambil pesanan cucian pakaian di sebuah gerai laundry

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
Istimewa
AKSI MALING PONSEL-Tangkapan layar video CCTV merekam wanita mencuri ponsel bermodus mengambil pesanan cucian pakaian di sebuah gerai laundry kawasan Jalan Raya Jetis Kulon, Wonokromo, Surabaya, pada Kamis (26/2/2026) pagi. Ponsel yang dicuri merek Oppo milik salah satu pegawai laundry. 

"Staf mulai curiga karena pertama ngaku nama Bu Diah, terus ngaku ambil atas nama Evi dan ngaku menjadi anaknya. Dan pelaku sempat bilang kenal dengan mas owner (suami MA). Padahal kenyataannya mas owner tidak pernah kenal," teranginya. 

MA menambahkan, melalui sambungan telepon tersebut, suami MA meminta pegawai laundry agar tidak terlalu menggubris keinginan pelaku, dan memintanya untuk menunjukkan nota pengambilan pesanan hasil cucian. 

Kemudian, si pelaku memilih pergi dengan beralasan hendak berbelanja ke pasar, dan berjanji bakal datang kembali ke gerai laundry lagi. 

"Setelah matikan telepon, staf bilang untuk bawa bukti nota saja untuk ambil barang. Dan pelaku yang sudah mengambil ponsel pergi beralasan; nanti aku balik lagi mbak mau ke pasar dulu," jelasnya. 

Tak dinyana-nyana, pegawai laundry tersebut baru menyadari ponselnya raib, saat diminta oleh suami MA menelepon kembali, melalui telepon gawai tablet. 

Bahkan saat memeriksa rekaman CCTV, si pelaku tertekan mengambil ponsel korban; pegawai laundry yang tergeletak di dekat pintu akses penghubung ruangan dalam dan utama pelayanan kustomer. 

"Setelah pergi, melalui WhatsApp di Tab, staf bilang minta tolong telponkan ponselnya. Dari situ kami sadar, ponsel staf kami sudah diambil. Sebenarnyaa pelaku mengincar Tab yang ada di meja. Makanya pelaku menunjuk packingan paling pojok kiri bawah," katanya.

Baca juga: Sosok Pelaku Pencurian 7 Koper Turis Asal Thailand di Gunung Bromo, Ada 3 Tersangka

Akibat insiden tersebut, korban mengalami kerugian hingga kisaran dua juta rupiah. Namun, kejadian tersebut tidak dilaporkan ke markas kepolisian setempat. 

Namun, MA lebih memilih memviralkan video aksi pencurian para pelaku ke medsos agar masyarakat Kota Surabaya bisa berhati-hati mewaspadai modus operandi kedua pelaku. 

Ternyata, benar, dua hari setelah aksi pencurian ponsel yang menimpa pegawainya dibantu mengunggah ulang melalui akun Instagram (IG) @viral_forjustice.

MA mengungkapkan, terdapat teman sesama pengusaha jasa laundry menelepon suaminya mengaku menjadi target aksi pencurian ponsel dari dua pelaku tersebut. 

"2 hari setelah kejadian di laundry saya. Pelaku melakukan pencurian lagi dengan modus sama di laundry di area situ juga. Kami tahu karena pemilik laundry datang ke tempat kami dan menelpon owner," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved