17 Kebakaran Terjadi di Surabaya Selama Libur Lebaran dan Tangani 60 Evakuasi

Selain pemadaman kebakaran, DPKP juga menangani 60 kejadian evakuasi. Mayoritas berupa evakuasi hewan

Dokumentasi Pemkot Surabaya
PEMADAMAN — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (DPKP) Surabaya menggelar simulasi pemadaman. DPKP mencatat dalam periode 18–24 Maret 2026 atau saat libur lebaran terjadi 17 kejadian kebakaran di Surabaya.  
Ringkasan Berita:
  • 17 kebakaran terjadi di Surabaya selama 18–24 Maret 2026, sebagian besar kecil.
  • Damkar juga menangani 60 evakuasi, mayoritas hewan masuk permukiman.
  • Waktu tanggap rata-rata 6,5 menit, layanan tetap siaga 24 jam.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Selama sepekan libur Lebaran 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mencatat terjadi 17 kejadian kebakaran di berbagai titik. 

“Kalau kebakaran memang ada, tapi relatif kecil. Bahkan saat petugas tiba, sebagian besar sudah ditangani warga, sehingga kami hanya melakukan pembasahan dan pengecekan,” ujar Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, dikonfirmasi di Surabaya, Senin (30/3/2026).

Kejadian kebakaran tersebut meliputi kebakaran rumah sebanyak empat kejadian, kebakaran kendaraan roda empat tiga kejadian, kebakaran alang-alang dua kejadian, kebakaran sampah empat kejadian, serta kebakaran lainnya. Dari sisi penyebab, delapan kasus dipicu api terbuka, tiga akibat gangguan listrik, dan enam lainnya masih dalam penyelidikan.

Baca juga: Libur Lebaran Berubah Nestapa, 2 Kebakaran Melanda Rumah dan Motor Pemudik di Bangkalan

Data Kebakaran

Selain pemadaman kebakaran, DPKP juga menangani 60 kejadian evakuasi. Mayoritas berupa evakuasi hewan sebanyak 29 kasus, disusul evakuasi orang 11 kasus, kendaraan enam kasus, objek alam tujuh kasus, serta objek lainnya tujuh kasus.

Pada musim penghujan, evakuasi banyak dilakukan terhadap hewan seperti ular yang masuk ke permukiman warga. “Semua laporan kami selesaikan,” kata Rini.

Baca juga: Kebakaran Kandang di Tuban, 2 Ekor Sapi Berhasil Diselamatkan

Ia menjelaskan, selain kebakaran, petugas juga menangani berbagai kejadian lain seperti kendaraan terbakar hingga kecelakaan, termasuk mobil terbalik. Tingginya laporan evakuasi menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan penyelamatan non-kebakaran di masyarakat.

Selama periode tersebut, petugas Damkar tetap bersiaga penuh selama 24 jam dengan sistem kerja bergilir. Sebagai layanan publik, operasional tidak berhenti meskipun dalam masa libur panjang.

Layanan Evakuasi

Dari sisi kecepatan respons, DPKP Surabaya mencatat waktu tanggap rata-rata sekitar 6,5 menit, terhitung sejak menerima laporan hingga petugas tiba di lokasi. Hal ini didukung kesiapan sarana dan prasarana yang selalu dalam kondisi optimal.

“Peralatan ini kami siapkan untuk menghadapi situasi berisiko tinggi, termasuk kebakaran di kawasan industri atau yang melibatkan bahan berbahaya dan beracun,” jelasnya.

Di sisi lain, terdapat pula kejadian unik selama libur Lebaran, seperti permintaan evakuasi ular berukuran kecil hingga penanganan pintu rumah yang macet. Fenomena ini dinilai sebagai indikasi meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Damkar.

DPKP Surabaya mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kondisi darurat melalui layanan 112 atau nomor 081-131-112-112 agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat. "Begitu laporan masuk, langsung kami tindak lanjuti. Petugas selalu siap di lapangan,” ujarnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved