Sustainability Fashion, Java Paragon Gandeng IFC dan Artlab Gelar Workshop Kreatif

Dalam upaya mendukung gaya hidup berkelanjutan, Java Paragon Hotel & Residences Surabaya menggelar workshop bertajuk Recycle Photo Fabric

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
EDUKASI FESYEN RAMAH LINGKUNGAN - Salah satu founder Indonesian Fashion Chamber, Yunita Kosasih (baju hitam merah) menunjukan karya kreatif pengolahan kain perca di Java Paragon Hotel Surabaya, Minggu (12/4/2026). Kegiatan bertajuk Recycle Photo Fabric ini mengolah kain perca menjadi sesuatu bernilai guna, sekaligus memahami konsep daurulang dalam dunia fashion dan lifestyle. 

Ringkasan Berita:
  • Java Paragon Hotel menggelar workshop daur ulang kain perca. 
  • Kolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber dan Artlab. 
  • Edukasi gaya hidup berkelanjutan lewat kreativitas fashion

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya mendorong gaya hidup berkelanjutan terus digaungkan di Surabaya.

Dalam upaya mendukung gaya hidup berkelanjutan, Java Paragon Hotel & Residences Surabaya menggelar workshop bertajuk Recycle Photo Fabric, Minggu (12/4/2026).

Workshop ini merupakan hasil kolaborasi bersama Indonesian Fashion Chamber dan Artlab, yang mengusung tema sustainability melalui pendekatan kreatif dan personal.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk mengolah kain perca menjadi sesuatu bernilai guna, sekaligus memahami konsep daurulang dalam dunia fashion dan lifestyle.

Baca juga: Perpaduan Lokal dan Timur Tengah, Rujak Kurma Warnai Buka Puasa di Java Paragon

Kain Perca Jadi Bernilai

“Kami percaya bahwa sustainability tidak harus selalukompleks. Melalui workshop seperti ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang sederhana namun bermakna, di mana tamu bisa belajar, berkreasi, dan terinspirasi dalam satu waktu,” ujar General Manager Java Paragon Hotel & Residences Surabaya, Erly Rizka, Minggu (12/4/2026).

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam mendukung gerakan berkelanjutan melalui pendekatan yang inspiratif.

Salah satu founder Indonesian Fashion Chamber, Yunita Kosasih juga menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas edukasi sustainable fashion kepada masyarakat.

“Sustainability dalam fashion bukan hanya tentang produk akhir, tetapi juga proses dan kesadaran. Melalui workshop ini, kami ingin mengenalkan kepada pecinta fashion bahwa sampah yang kita lihat tidak berharga sebenarnya bisa kalua diolah dengan baik,” jelasnya.

Baca juga: Arumi Bachsin Tampil Anggun Kenakan Busana Desainer Sumenep, Soroti Pesatnya Fesyen Muslim Jatim

Edukasi Sustainable Fashion

Melalui kegiatan ini, Java Paragon Hotel & Residences Surabaya berharap dapat terus menghadirkan program-program yang tidak hanya memberikan pengalaman, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan dan komunitas.

Ke depannya, hotel di kawasan Mayjen Sungkono Surabaya ini berkomitmen menghadirkan berbagai inisiatif kreatif yang menginspirasi serta mendukung gaya hidup berkelanjutan di tengah masyarakat.

Sementara itu, salah satu Founder Artlab, Christine Dewi menekankan pentingnya pengalaman kreatif dalam membangun kesadaran tersebut.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanyakreatif, tapi juga emosional. Jadi kami mengajak untuk terus mengeksplore bahan bekas seperti kain sisa yang dianggap sampah dari proses bisa menjadi awal karya yang baru,”ungkapnya.

Bangun Kesadaran Lewat Kreativitas

Antusiasme lebihd ari 30 peserta ini terlihat sepanjang kegiaotanberlangsung. Salah satunya adalah Nadia Syammach.

“Workshop ini unik banget, karena bukan hanya belajar crafting, tapi juga jadi lebih sadar pentingnya reuse barang lama. Selain itu juga untuk mengisi waktu luang yang bermanfaat,” katanya.

Kegiatan ini menarik bagi berbagai profesi dan berbagai kalangan. Seperti Freddy Wang salah satu peserta yang antusias dengan kegiatan ini. 

“Kegiatan ini selain untuk menambah koneksi sama tertarik dengan workshop ini yang menggunakan limbah atau sampah yang sudah tidak dipakai supaya tidak mencemari lingkungan jadi kita manfaatkan lagi,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved