Praktik Joki UTBK di Surabaya Terbongkar, 1 Orang Diamankan, Diduga Libatkan Jaringan
Polrestabes Surabaya melalui Satreskrim masih menyelidiki kasus dugaan joki UTBK 2026 yang terungkap di sejumlah kampus di Surabaya
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
"Sementara kecurangan itu kami catat dalam berita acara dan sudah kami laporkan ke pusat. Saat ini masih kami proses secara internal," ujar Staf Humas UPNVJT, Nizwan Amin di Surabaya, Selasa (21/4/2026)
Berdasarkan hasil penelusuran awal oleh tim panita, peserta yang diamankan di UPN diketahui memilih program studi kedokteran di Universitas Brawijaya Malang (Unibraw) dan Universitas Jember yang memiliki tingkat persaingan tinggi.
Di sisi lain, panitia pusat UTBK 2026 menginformasikan adanya keterkaitan data peserta dengan lokasi ujian di Unair.
Namun, pihak panitia UTBK 2026 di Unair memastikan bahwa peserta yang dimaksud, tidak hadir di lokasi mereka.
"Fotonyа terindikasi sama dengan peserta tahun 2025, sehingga sudah kami waspadai. Namun, yang bersangkutan tidak hadir di lokasi ujian di Unair," ujar Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara.
Pulung menambahkan, pelaksanaan UTBK di kampusnya secara umum berjalan lancar tanpa temuan pelanggaran lain.
"Secara keseluruhan berjalan lancar sesuai aturan. Tidak ada pelanggaran lain, hanya yang kami waspadai dari data panitia pusat tersebut," tambahnya.
Kendati begitu, panitia pelaksana UTBK 2026 Unair menemukan 79 daftar nama peserta yang dianggap anomali atau dicurigai pada hari pertama UTBK 2026, Selasa (21/4/2026).
Koordinator Pelaksana UTBK Unair 2026 I Made Narsa mengatakan, Unair memiliki data historis seluruh peserta UTBK dari tahun-tahun sebelumnya.
Sehingga, pihaknya relatif cukup mendeteksi nama yang dianggap dicurigai.
Pada hari dan sesi pertama UTBK, sebanyak 843 peserta mengikuti ujian di kampus Unair baik A, B, dan C. Sementara 37 lainnya dinyatakan absen.
Made memastikan, kendati ditemukan kecurigaan, pelaksanaan berjalan lancar.
"Daftar nama yang dicurigai di Unair 79 peserta (anomali data) dialokasikan di hari ini semua. Beberapa tidak datang tetapi mayoritas hadir. Hasil pantauan di lapangan aman," kata Made, Selasa.
Made menjelaskan, biasanya modus yang digunakan para joki yakni menggunakan identitas lain lalu di tahun berikutnya kembali mendaftar dengan nama berbeda tapi menggunakan foto dirinya sendir
"Nah yang 79 ini anomali saja. Datanya kok aneh-aneh, jangan-jangan itu. Misalnya ada peserta domisili dari Indonesia Barat. Lalu dia milih universitas di Jawa Tengah. Tetapi dia ikut tes di luar Jawa. Kan gini, tingkat keketatan kualitas pengawasan di masing-masing pusat UTBK kan beda-beda," jelasnya.
"Bisa jadi dia berpikir di daerah pengawasannya lebih lengah, kan bisa begitu. Jadi dari pikiran normal, ini kok aneh ya, rumahnya di sini, milihnya di sini, kok tesnya di situ. Curiga kita, bisa jadi dia Kebetulan dia wisata ke sana kan bisa jadi. Mumpung di sana milih di sana kan bisa jadi begitu. Tapi dari segi data itu kan aneh," tambah Made.
Polrestabes Surabaya
joki UTBK
joki
berita Surabaya Hari ini
Multiangle
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Perhutani Jombang Soroti Penebangan Ilegal di RPH Sumberejo, Pelaku Diburu |
|
|---|
| Sosok Imam Masjid Jami Baitur Rahman Meninggal saat Salat Subuh, Jamaah Panik setelah Sujud Terakhir |
|
|---|
| Bola Terpopuler: Rekor Buruk Chelsea Hingga Luka Modric Diberi Syarat oleh AC Milan |
|
|---|
| Mayoritas CJH Jombang Tergolong Beresiko Tinggi, Persiapan Kesehatan Diperketat Jelang Keberangkatan |
|
|---|
| Iran Tolak Mentah-mentah Gencatan Senjata Sepihak Donald Trump, Disebut Tidak Ada Artinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-joki-utbk-di-surabaya.jpg)