Keracunan MBG di Surabaya
Update Keracunan MBG di Surabaya: Pasien Dirawat Bertambah Jadi 5 Siswa, Dinkes Tunggu Hasil Lab
Jumlah siswa yang menjalani perawatan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya kembali bertambah.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Wilayah Terdampak: Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
- Jumlah Pasien Dirawat: 5 Siswa (di RS IBI Surabaya).
- Dugaan Penyebab: Kesalahan proses defrost (pencairan) daging.
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Bobby Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jumlah siswa yang menjalani perawatan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya kembali bertambah.
Dua siswa yang sebelumnya sempat diperbolehkan pulang Senin (11/5/2026), kembali masuk rumah sakit pada Selasa (12/5/2026).
Sebelumnya, sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah di Kelurahan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, sempat menjalani penanganan medis.
Masing-masing siswa mengeluhkan kondisi tak enak badan usai mengonsumsi menu MBG.
Baca juga: Ratusan Siswa Diduga Keracunan seusai Santap MBG, Pihak SPPG Tegaskan Siap Bertanggung Jawab Penuh
Kondisi Pasien Stabil dalam Pantauan Medis
Dari jumlah tersebut, mayoritas siswa telah diperbolehkan pulang dan sempat menyisakan tiga pasien yang masih dirawat. Jumlah tersebut kemudian bertambah setelah dua siswa kembali mengalami keluhan usai sebelumnya dipulangkan.
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr Billy Daniel Messakh mengatakan, hingga Selasa (12/5/2026), total ada lima siswa yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Surabaya. Surabaya.
"Awalnya tinggal tiga yang dirawat. Tapi tadi pagi bertambah dua lagi karena kembali mengalami keluhan. Jadi sekarang ada lima pasien di rumah sakit,” kata dr Billy saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (12/5/2026).
Meski demikian, dr Billy memastikan seluruh pasien dalam kondisi stabil dan terus mendapatkan pemantauan tenaga medis. “Seluruh kondisi pasien stabil,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, keluhan yang dialami para siswa mengarah pada dugaan keracunan makanan. Namun, Dinkes Surabaya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pastinya.
“Belum tahu penyebab pastinya. Yang pasti, kalau virus bukan begitu,” ucap dr Billy.
Pemerintah juga telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi siswa untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam lima hingga tujuh hari ke depan. "Semua sampel makanan sudah diambil,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembiayaan pasien yang menjalani perawatan ditanggung pihak penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, warga ber-KTP Surabaya juga mendapat layanan kesehatan dasar melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, seluruh penyelenggara SPPG diminta disiplin menjalankan standar operasional prosedur (SOP), terutama dalam proses pengolahan bahan makanan. Menurut dr Billy, salah satu hal yang sementara dicurigai adalah proses pencairan atau defrost daging sebelum dimasak.
"Seluruh prosedur harus dijalankan sesuai SOP. Yang kami curigai sementara proses defrost dagingnya, meski hasil pastinya masih menunggu laboratorium,” katanya.
Kelurahan Tembok Dukuh
Makan Bergizi Gratis (MBG)
siswa mengeluhkan kondisi tak enak badan
keracunan makanan
SPPG Putra Garam
Dinas Kesehatan Surabaya
Surabaya
TribunJatim.com
Multiangle
Keracunan MBG di Surabaya
| Istri Kacab Bank BUMN Tolak Maafkan Pembunuh Suaminya, Sakit Hati Seumur Hidup |
|
|---|
| Keterlaluan, Anggota DPRD Jember Terekam Main Game Sambil Merokok Saat Rapat Bahas Kesehatan |
|
|---|
| Daftar 55 Pemain Timnas Argentina untuk Piala Dunia 2026: Messi Masuk Skuad, Paulo Dybala Absen |
|
|---|
| Michelle Ashley Lega usai Pinkan Mambo Cerai, Sebut Arya Khan Tak Berguna |
|
|---|
| Bidan Rawat 11 Bayi Sekaligus, Alasan Orangtua Titip karena Sibuk Bekerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/para-murid-sekolah-di-kawasan-Dupak-mual-keracunan-MBG.jpg)