Jelang Idul Adha, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban Agar Bebas PMK
Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan pelaksanaan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Samsul Arifin
Di sisi lain, Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar A. Isnugroho memastikan seluruh proses pemotongan hewan kurban di RPH Surabaya berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ketat dan higienis.
Fajar menjelaskan seluruh hewan kurban yang masuk wajib menyertakan SKKH dari daerah asal.
Selain pemeriksaan administrasi, tim dokter hewan juga melakukan pemeriksaan langsung sebelum penyembelihan dilakukan.
“Kami memastikan seluruh hewan kurban dinyatakan sehat sebelum dipotong,” ujarnya.
RPH Surabaya juga menerapkan sistem biosafety dan biosecurity melalui penyemprotan disinfektan dan antibakteri secara rutin di area kandang, lokasi pemotongan, tempat pencucian jeroan, hingga peralatan.
Menurut Fajar, sistem penanganan di RPH dirancang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kualitas hasil pemotongan. Pencucian jeroan dilakukan di tempat terpisah menggunakan air mengalir agar tidak mencemari area pengarkasan.
Ia menilai fasilitas RPH menjadi solusi ideal pelaksanaan kurban yang lebih tertib, aman, dan sesuai syariat karena didukung sarana memadai, juru sembelih halal, serta pengawasan dokter hewan.
“Pengawasan dilakukan sebelum dan sesudah pemotongan. Jika ditemukan bagian yang tidak layak konsumsi, maka akan dipisahkan dan dimusnahkan agar tidak terbawa ke masyarakat,” jelasnya.
Idul Adha 2026
Pemkot Surabaya
Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya
berita Surabaya Hari ini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
| Polisi Tangkap Penusuk Penjaga Perumahan di Cemorokandang Malang, Ternyata Residivis Kasus Pencurian |
|
|---|
| Sosok Sebastien Migne, Pelatih Bawa Haiti Lolos Piala Dunia 2026 Tanpa Pernah Datang ke Negaranya |
|
|---|
| Rumah Singgah Marsinah Segera Dibuka, Gratis untuk Buruh, Dibuka Selama Sepekan Setelah Peresmian |
|
|---|
| Rumah Joglo Warga Lamongan Rata dengan Tanah, Diterjang Angin Puting Beliung saat Hujan Deras |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Perajin Tusuk Sate Tulungagung Kebanjiran Pesanan, Produksi Tembus 700 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/eri-cahyadi-tinjau-hewan-ternak.jpg)