Momentum Idul Adha, PCNU Surabaya Perkuat Solidaritas Lewat Kurban

Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H dimanfaatkan PCNU Kota Surabaya untuk memperkuat solidaritas sosial dan ukhuwah basyariah

Tayang:
Editor: Samsul Arifin
Istimewa
IDUL ADHA - PCNU Surabaya menerima 13 ekor sapi kurban dari berbagai pihak saat Idul Adha 1447 H. Distribusi dilakukan ke 9 MWCNU menggunakan sistem undian untuk menjamin keadilan, Kamis, (28/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • PCNU Surabaya menerima 13 ekor sapi kurban dari berbagai pihak saat Idul Adha 1447 H.
  • Distribusi dilakukan ke 9 MWCNU menggunakan sistem undian untuk menjamin keadilan.
  • Kolaborasi lintas sektor disebut memperkuat solidaritas sosial di Kota Surabaya.

 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H dimanfaatkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya untuk memperkuat solidaritas sosial dan ukhuwah basyariah di tengah masyarakat.

Tahun ini, PCNU Surabaya kembali menerima amanah hewan kurban sebanyak 13 ekor sapi dari berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, dunia usaha, partai politik, tokoh masyarakat, hingga mitra kelembagaan yang selama ini menjalin sinergi bersama Nahdlatul Ulama.Kamis, 28/05/2026

Bantuan hewan kurban tersebut berasal dari Gubernur Jawa Timur, Walikota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kapolres KP3 Tanjung Perak, Pakuwon Group, Citraland, Vincentius Jonany dari CV Victory Jaya Indonesia Surabaya, Gus Gudfan, Partai Gerindra, Kapal Api, Warna-Warni, hingga Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis).

Kepercayaan berbagai pihak kepada PCNU Surabaya dalam menyalurkan hewan kurban dinilai menjadi bukti kuat bahwa NU tidak hanya hadir sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi simpul kebersamaan dan perekat sosial masyarakat Kota Surabaya.

Baca juga: Halal Bihalal PCNU Surabaya, Soroti Curanmor hingga Ancaman Narkoba di Rokok Elektrik

Kurban dari Berbagai Unsur Lintas Sektor

Dari total 13 ekor sapi yang diterima, sebanyak 9 ekor sapi didistribusikan kepada 9 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Surabaya.

Sementara sebagian lainnya disalurkan untuk kebutuhan sosial dan masyarakat di lingkungan sekitar. Menariknya, proses penentuan MWCNU penerima dilakukan melalui sistem undian yang dilaksanakan H-1 menjelang Hari Raya Idul adha.

Sistem undian tersebut diterapkan sebagai bentuk komitmen PCNU Surabaya dalam menjaga rasa keadilan, transparansi, dan kebersamaan antar pengurus di semua tingkatan.

Suasana pengundian berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, di mana seluruh peserta menerima hasil undian dengan semangat persaudaraan dan saling mendukung.

Baca juga: Jaga Toleransi saat Nyepi Dekat Idulfitri, PCNU Surabaya Imbau Masjid Dekat Pura Batasi Speaker Luar

Distribusi ke MWCNU Lewat Undian

Ketua Panitia Kurban PCNU Surabaya, Nurcholis, menjelaskan bahwa mekanisme undian dipilih agar tidak muncul kesan pilih kasih ataupun perlakuan berbeda dalam proses distribusi hewan kurban.

“Alhamdulillah, tahun ini PCNU Surabaya kembali mendapatkan amanah hewan kurban dari banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap Nahdlatul Ulama dan masyarakat Surabaya. Kami sengaja menggunakan sistem undian agar semuanya berjalan adil, transparan, dan penuh rasa kekeluargaan. Dengan cara ini tidak ada yang merasa dianaktirikan ataupun diprioritaskan,” ujar Nurcholis.

Menurutnya, Idul adha bukan hanya momentum ibadah kurban semata, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan antar sesama pengurus dan warga Nahdliyin.

“Kami ingin Iduladha ini menjadi momentum mempererat ukhuwah basyariah di lingkungan Nahdliyin Surabaya. Yang tahun ini belum mendapatkan sapi melalui undian, insyaallah tahun depan bisa memperoleh kesempatan. Semua tetap bagian dari keluarga besar NU yang harus terus dijaga kebersamaannya,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa semangat gotong royong dan saling mendukung harus terus dipelihara di tengah tantangan sosial masyarakat perkotaan yang semakin kompleks.

“NU mengajarkan pentingnya kebersamaan dan kebermanfaatan. Karena itu, kegiatan kurban ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi bagian dari dakwah sosial untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved