Keren, Rupang Buddha Transparan Terbesar Ada di Surabaya, Cetak Rekor MURI
Vesak Festival 2026 di Surabaya kembali mencatat prestasi melalui pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Rabu (27/5/2026).
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Vesak Festival 2026 Surabaya di Atrium Tunjungan Plaza 3 berhasil mencatat rekor MURI melalui instalasi “Rupang Buddha Transparan Terbesar di Indonesia” yang diresmikan pada 27 Mei 2026.
- Instalasi setinggi 5,6 meter dan lebar 4,6 meter tersebut dibuat dari woven wire mesh (anyaman kawat) yang melambangkan konsep “interbeing”, yaitu keterhubungan antara manusia, alam, dan seluruh kehidupan.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Bobby Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Vesak Festival 2026 di Surabaya kembali mencatat prestasi melalui pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Rabu (27/5/2026).
Rekor tersebut diraih lewat kategori Rupang Buddha Transparan Terbesar di Indonesia yang menjadi instalasi utama dalam rangkaian perayaan Waisak.
Festival yang diselenggarakan Young Buddhist Association Indonesia (YBAI) itu digelar di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya pada 27-31 Mei 2026.
Rencananya, setelah pameran di Surabaya selesai, seluruh instalasi akan dipindahkan ke Jakarta untuk dipamerkan kembali pada 3-7 Juni 2026.
Ketua Vesak Festival 2026, Clea Alvina, menjelaskan bahwa rupang Buddha tersebut dibuat menggunakan woven wire mesh atau anyaman kawat yang saling terhubung. Menurutnya, karya itu memiliki filosofi tentang keterhubungan dalam ajaran Buddha.
“Rupang Buddha ini terbuat dari wire mesh, seperti kawat yang saling terhubung. Itu sesuai dengan tema kami tahun ini yaitu interbeing, bahwa manusia, alam, dan semua kehidupan itu saling terkait,” kata Clea ditemui di sela acara.
Baca juga: Candi Jabung Probolinggo, Candi Buddha Peninggalan Majapahit dengan Arsitektur Silinder Unik
Rupang Buddha transparan tersebut memiliki tinggi 5,6 meter dan lebar 4,6 meter. Struktur besar itu dibentuk melalui ribuan simpul anyaman kawat hingga membentuk satu tubuh utuh.
Konsep transparan sengaja dipilih untuk menggambarkan keterhubungan antarmanusia dan lingkungan. Tema itu sejalan dengan Vesak Festival 2026, yakni Interbeing: Our Happiness, Our Shared Responsibility.
Menurut Clea, pemecahan rekor MURI bukan menjadi tujuan utama penyelenggara. Namun, YBAI ingin lebih memperkenalkan nilai-nilai Buddhisme kepada masyarakat luas melalui pendekatan yang kreatif dan terbuka.
Ia menambahkan, penyelenggaraan festival di pusat perbelanjaan dipilih agar lebih mudah menjangkau masyarakat umum, termasuk generasi muda.
"Ini memang tahun keempat kami memecahkan rekor MURI. Tapi sebenarnya tujuan utamanya bukan mengejar rekor. Kami ingin menjadi organisasi yang bisa mengenalkan Buddhisme dan nilai-nilai Buddhis secara lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya.
Notaris sekaligus validator resmi MURI, Paula, mengatakan rupang Buddha transparan tersebut dinilai memenuhi seluruh standar yang ditetapkan MURI. Menurutnya, inovasi YBAI tahun ini menjadi sejarah baru bagi umat Buddha di Indonesia.
Terlebih, Vesak Festival 2026 juga bertepatan dengan satu dekade perjalanan YBAI dalam memperkenalkan nilai-nilai Buddhis di tengah masyarakat.
| Damkar All Out Padamkan Kebakaran Pabrik Pengolahan Ban Bekas Mojokerto, 8 Mobil Pemadam Dikerahkan |
|
|---|
| Meriahnya Momen Idul Adha di Lumajang, Ada Kambing Hias, Diarak Keliling Kampung Sebelum Disembelih |
|
|---|
| Soal Pendangkalan Kali Jagir Surabaya yang Viral, DPRD Surabaya Minta BBWS Tak Tinggal Diam |
|
|---|
| Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungan dengan Kevin Gusnadi, Bilqis Sudah Kenal |
|
|---|
| Satu Jamaah Haji Tulungagung Meninggal Dunia Setelah Wukuf, Diduga Dehidrasi Jadi Sebab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/RUPANG-TRANSPARAN-TERBESAR-Vesak-Festival-2026-di-Surabaya-kembali-mencatat.jpg)