SPMB Surabaya 2026

Mulai 2 Juni 2026, SPMB SD Negeri Surabaya Gunakan Sistem Prioritas Usia

Surabaya resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri tahun ajaran 2026/2027 mulai Selasa (2/6/2026)

Tayang:
Istimewa
WAJAR 13 TAHUN - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriani saat bersama siswa SD di Surabaya. Memperkuat wajib belajar 13 tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri tahun ajaran 2026/2027 pada Selasa (2/6/2026). Pada jenjang SD, calon murid berusia 7 tahun ke atas menjadi prioritas utama dalam proses seleksi. 

Ringkasan Berita:
  • SPMB SD Negeri Surabaya 2026 resmi dibuka mulai 2 Juni 2026 dengan sistem seleksi berbasis usia dan domisili.
  • Anak usia 7 tahun ke atas menjadi prioritas utama, meski pendaftar usia 6 tahun tetap diperbolehkan.
  • Kuota jalur domisili minimal 70 persen, disusul jalur afirmasi 15 persen dan mutasi maksimal 5 persen.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri tahun ajaran 2026/2027 mulai Selasa (2/6/2026).

Pada jenjang SD, calon murid berusia 7 tahun ke atas menjadi prioritas utama dalam proses seleksi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa seleksi SPMB SD menggunakan dua indikator utama, yakni usia dan jarak domisili.

"Untuk SD memang ada dua lapis penilaian yang kami gunakan. Pertama usia, kemudian jarak," kata Febrina dikonfirmasi di Surabaya, Senin (1/6/2026).

"Anak-anak warga Surabaya yang usianya lebih dari 7 tahun dan belum pernah mengakses pendidikan SD akan diprioritaskan terlebih dahulu. Setelah itu baru mempertimbangkan jarak domisili," ujar Febrina.

Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Surabaya ini menegaskan, anak usia di bawah 7 tahun tetap diperbolehkan mendaftar.

Baca juga: KPK Terbitkan SE Pencegahan Korupsi SPMB 2026, Sekolah Surabaya Komitmen Anti Gratifikasi

Tetap Terbuka untuk Usia di Bawah 7 Tahun

Namun, prioritas tetap diberikan kepada calon murid yang lebih tua sesuai ketentuan pendidikan dasar.

"Kalau ada anak usia 6 tahun yang ingin mendaftar, silakan saja. Tidak ada larangan. Namun, yang diprioritaskan terlebih dahulu adalah usia yang lebih tua. Setelah itu baru mempertimbangkan jarak tempat tinggal," katanya.

Menurut Febrina, kebijakan tersebut bertujuan memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan dasar.

"Kami memastikan terlebih dahulu anak-anak usia 7 tahun ke atas mendapatkan akses pendidikan dasar. Setelah itu baru melihat faktor jarak domisili," ujarnya.

Sebelum pendaftaran resmi dibuka, Dispendik Surabaya telah melaksanakan simulasi atau uji coba sistem. Hasilnya, sebanyak 16.907 calon peserta didik mengikuti uji coba pendaftaran. Mayoritas peserta memilih jalur domisili.

SPMB SD Negeri Surabaya tahun ini dibuka melalui beberapa jalur. Jalur afirmasi keluarga miskin atau pra miskin, afirmasi inklusi, dan mutasi orang tua/wali dibuka pada 2-4 Juni 2026. Selanjutnya, jalur domisili kelurahan dibuka pada 8-10 Juni 2026, jalur domisili kecamatan pada 12-14 Juni 2026, dan jalur domisili kota pada 17-18 Juni 2026.

Jadwal dan Jalur Pendaftaran

Sesuai ketentuan, kuota jalur domisili minimal 70 persen dari total daya tampung sekolah. Sementara jalur afirmasi minimal 15 persen, dan jalur mutasi orang tua atau wali maksimal 5 persen.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved