Berita Viral

Cara Mengurangi Dampak Pasca 149 Juta Data Login Gmail, Facebook hingga TikTok Dilaporkan Bocor

Total terdapat 149 juta data login dilaporkan bocor. Data tersebut terdiri dari username dan password dari berbagai aplikasi populer.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tangkapan layar/Gmail
BOCOR - Ilustrasi tampilan Gmail. Data login sejumlah platform populer dilaporkan bocor. 

Ringkasan Berita:
  1. Kebocoran 149 juta data login akibat database 96 GB tanpa perlindungan.
  2. Gmail, Facebook, Instagram, Netflix, hingga akun keuangan dan pemerintah terdampak.
  3. Ancaman kejahatan siber meningkat, pengguna diminta aktifkan 2FA dan ganti password.

 

TRIBUNJATIM.COM - Pengguna akun aplikasi sejumlah platform diminta untuk waspada setelah kebocoran data login.

Total terdapat 149 juta data login dilaporkan bocor.

Data tersebut terdiri dari username dan password dari berbagai aplikasi populer.

Kebocoran data berskala besar ini dilaporkan telah dibocorkan oleh sebuah database yang tidak dilindungi.

Baca juga: Warga Jaktim Curiga usai Ditelpon Petugas Dukcapil, Syok saat Cek Email Ada Transfer Rp 231 Ribu

Mengutip laporan Phone Arena yang merujuk pada temuan Wired, database tersebut ditemukan oleh analis keamanan Jeremiah Fowler. 

Database berukuran sekitar 96 GB itu dapat diakses secara bebas tanpa perlindungan apa pun, sehingga sangat berisiko dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Layanan Populer yang Terdampak

Menurut Fowler, data yang terekspos berasal dari berbagai jenis layanan digital, termasuk media sosial, email, hiburan, hingga keuangan.

Beberapa penyedia email yang akunnya terungkap:

Gmail: sekitar 48 juta akun

Yahoo: sekitar 4 juta akun

Outlook: sekitar 1,5 juta akun

iCloud: sekitar 900 ribu akun

Domain.edu: sekitar 1,4 juta akun

Aplikasi dan platform populer lain yang terdampak:

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved