Berita Viral

WhatsApp Bakal Rilis Layanan Berbayar, Daftar Fitur dan Harganya Terungkap

WhatsApp mengeluarkan layanan berbayar ini ditujukan untuk pengguna yang ingin mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap.

Editor: Torik Aqua
Istimewa/WhatsApp
FITUR - Ilustrasi WhatsApp. Fitur baru berbayar bakal dirilis WhatsApp yang diberi nama WhatsApp Plus. 
Ringkasan Berita:
  1. WhatsApp Plus diuji sebagai layanan berbayar dengan harga sekitar Rp47 ribu/bulan.
  2. Fitur fokus pada personalisasi seperti tema, ikon, stiker, dan pengaturan chat.
  3. Fitur utama WhatsApp tetap gratis, termasuk pesan dan enkripsi keamanan.

 

TRIBUNJATIM.COM - Layanan baru diluncurkan WhatsApp.

Layanan berbayar ini bernama WhatsApp Plus.

WhatsApp mengeluarkan layanan berbayar ini ditujukan untuk pengguna yang ingin mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap tanpa mengubah fungsi utama yang selama ini sudah dipakai.

Daftar harga langganannya juga diungkap.

Baca juga: Hukum Kirim Stiker Doa di WhatsApp saat Ramadan, Apakah Bernilai Ibadah?

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh WABetaInfo, yang menyebut bahwa WhatsApp Plus saat ini masih dalam tahap uji coba terbatas pada pengguna Android versi beta.

Peluncuran lebih luas, termasuk ke iOS dan platform lain, diperkirakan akan dilakukan setelah tahap pengujian selesai.

Layanan ini berbentuk langganan bulanan dengan harga sekitar 2,99 dolar AS per bulan.

Jika dikonversi, nilainya setara sekitarRp51.237 per bulan (kurs ±Rp17.136 per dolar AS (kurs pada Selasa (21/4/2026)).

Di Eropa, harga yang muncul sekitar €2,49 per bulan atau setara sekitar Rp43.000.

Sementara di Pakistan, biaya langganan tercatat sekitar PKR 229 atau setara sekitar Rp13.000.

Disclaimer: Nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kurs yang berlaku.

Perbedaan harga ini menunjukkan bahwa WhatsApp kemungkinan akan menyesuaikan tarif berdasarkan wilayah pengguna.

Meski berbayar, WhatsApp memastikan bahwa fitur utama seperti pesan, panggilan suara, dan keamanan tetap tersedia secara gratis.

Sistem enkripsi end-to-end juga tidak berubah, sehingga privasi pengguna tetap terjaga.

WhatsApp Plus lebih fokus pada fitur tambahan yang bersifat personalisasi.

Pengguna dapat mengubah tampilan aplikasi dengan berbagai pilihan warna tema baru.

Selain itu, tersedia juga opsi untuk mengganti ikon aplikasi dengan desain yang lebih beragam.

Fitur lain yang ditawarkan termasuk stiker premium dengan efek animasi, nada dering eksklusif, serta kemampuan untuk mengatur tampilan dan notifikasi chat secara lebih detail.

Pengguna juga bisa menyematkan hingga 20 chat di bagian atas, lebih banyak dibandingkan versi gratis yang hanya mendukung tiga chat.

Selain itu, pengguna dapat mengatur daftar chat dengan pengaturan khusus, seperti tema dan nada notifikasi yang otomatis diterapkan ke beberapa percakapan sekaligus.

Hal ini dinilai memudahkan pengguna yang memiliki banyak chat aktif.

Menurut laporan PhoneArena, Meta sebagai induk WhatsApp menyatakan bahwa layanan ini dirancang untuk pengguna yang ingin memiliki lebih banyak kontrol dan kustomisasi.

Uji coba dilakukan secara terbatas untuk mengumpulkan masukan sebelum dirilis secara luas.

Sementara itu, 9to5Mac melaporkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Meta untuk mengembangkan sumber pendapatan baru melalui layanan berlangganan di berbagai platform, termasuk Facebook dan Instagram.

WhatsApp sendiri sebelumnya pernah menerapkan biaya langganan tahunan sebelum akhirnya dihapus pada 2016.

Kini, dengan basis pengguna yang sangat besar, model berbayar kembali diuji, namun dengan pendekatan berbeda, yaitu tetap mempertahankan layanan utama secara gratis.

Hingga saat ini, belum ada jadwal resmi kapan WhatsApp Plus akan dirilis secara global.

Namun, uji coba yang sedang berlangsung memberi gambaran awal tentang arah baru pengembangan aplikasi tersebut.

Apa itu WhatsApp?

Dilansir dari laman resmi WhatsApp, WhatsApp adalah aplikasi komunikasi yang digunakan oleh lebih dari 3 miliar orang di lebih dari 180 negara untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga kapan pun dan di mana pun.

Aplikasi ini menawarkan layanan berkirim pesan dan menelepon yang sederhana, aman, dan andal, serta dapat diunduh secara gratis di berbagai perangkat seluler di seluruh dunia.

Nama “WhatsApp” sendiri merupakan plesetan dari frasa “What’s Up”, sementara pengguna tetap perlu memperhatikan bahwa biaya paket data dapat berlaku sesuai kebijakan operator masing-masing.

Sejak awal, WhatsApp hadir sebagai alternatif dari layanan SMS.

Seiring perkembangannya, aplikasi ini tidak hanya mendukung pesan teks, tetapi juga memungkinkan pengguna mengirim dan menerima berbagai jenis media seperti foto, video, dokumen, lokasi, hingga melakukan panggilan suara.

Karena banyaknya momen pribadi yang dibagikan melalui platform ini, WhatsApp menerapkan sistem enkripsi end-to-end untuk menjaga keamanan dan privasi pengguna.

Setiap pengembangan produk yang dilakukan didasarkan pada tujuan utama, yakni membantu orang-orang berkomunikasi tanpa batas di seluruh dunia.

WhatsApp didirikan oleh Jan Koum dan Brian Acton, yang sebelumnya memiliki pengalaman bekerja di Yahoo dengan total masa kerja gabungan selama 20 tahun.

Pada tahun 2014, WhatsApp bergabung dengan Facebook, namun tetap beroperasi sebagai aplikasi yang berdiri sendiri dengan fokus utama menghadirkan layanan komunikasi yang cepat, andal, dan dapat diakses secara global.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved