PMII Trenggalek Bakal Perbanyak Ruang Diskusi dan Kawal Keluhan Masyarakat Usai Dilantik

Tampuk kepemimpinan PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Trenggalek telah resmi berganti

Tayang:
Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Madchan Jazuli
KHIDMAT - Resmi dilantik, Ketua PC PMII Trenggalek, Beni Kusuma Wardani bakal memperbanyak ruang diskusi dan mengawal aspirasi masyarakat yang tertindas, Minggu (24/5/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • PC PMII Trenggalek resmi berganti kepengurusan dengan Beni Kusuma Wardani sebagai ketua baru.
  • Pengurus baru berkomitmen memperbanyak ruang diskusi dan mengawal aspirasi masyarakat Trenggalek.
  • PMII Trenggalek ingin membangun kolaborasi lintas organisasi untuk memperkuat gerakan sosial.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Madchan Jazuli

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Tampuk kepemimpinan PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Trenggalek telah resmi berganti.

Pengurus baru akan berkomitmen memperbanyak ruang diskusi hingga mengawal aspirasi masyarakat.

Ketua PC PMII Trenggalek Beni Kusuma Wardani menerangkan slogan di pelantikan ini adalah menjala dan mengakar. Pihaknya perlu mengakar pada nilai identitas atau nilai dasar pergerakan 

"Agar arah gerak PMII Trenggalek ini bisa lebih konsisten, lebih berdampak. Serta lebih punya ketegasan keberpihakan kepada masyarakat terutama di masyarakat Trenggalek," ujar Beni Kusuma Wardani, di Gedung PCNU Trenggalek lantai 3, Minggu (24/5/2026).

Beni mengaku untuk kata menjalar ini harapan besar seluruh pengurus bisa menjalar ke mana-mana.

Ia tidak ingin berdiri sendiri sebagai organisasi yang ada di Kabupaten Trenggalek.

"Namun kami ingin menggandeng sesama organisasi bahkan yang non organisasi untuk bergandengan tangan untuk dalam sebuah suatu gerakan seperti ini," ulasnya.

Pemuda yang pernah mengenyam pendidikan di SMKN 1 Pogalan Trenggalek ini mengakui periode kepengurusan ini sangat singkat hanya sampai di 2027 mendatang.

Baca juga: Pelatihan Juleha Disambut Antusias, Warga Trenggalek Belajar Fikih dan Teknik Penyembelihan Halal

Beni memiliki langkah strategis untuk mempercepat visi misi di kepengurusan baru ini. Pertama adalah kajian diskusi-diskusi di cabang dan di komisariat.

"Kemudian untuk saya sendiri saya punya basic sebagai penulis dan sinematografer. Maka itu yang bisa langsung saya saya berikan ke kader-kader," akuinya.

Dikatakannya, dengan begitu sehingga program kerja seperti ini tidak menunggu pendanaan atau bahkan narasumber yang dari eksternal untuk memulai sebuah kegiatan.

Beni menerangkan selain menyoroti pemerintah pusat, Beni juga menyoroti kondisi yang ada di Bumi Menak Sopal ini.

Salah satunya Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bagong yang menghabiskan anggaran triliunan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved