Waspada Cacing Hati, Disnakkan Trenggalek Temukan 34 Sapi & 12 Kambing Terinfeksi, ini Cara Amannya
Temuan sampling Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Trenggalek terhadap daging hewan kurban terus bertambah.
Ringkasan Berita:
- Data Temuan: 34 ekor sapi dan 12 ekor kambing positif cacing hati.
- Total Sampling: Pemeriksaan mencakup 160 ekor sapi, 572 ekor kambing, dan 52 ekor domba.
- Instruksi Penanganan: Organ hati yang terinfeksi wajib dikubur, bukan dibuang ke sungai atau tempat sampah.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Madchan Jazuli
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Temuan sampling Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Trenggalek terhadap daging hewan kurban terus bertambah.
Yang semula hanya 3 ekor sapi, kini bertambah puluhan yang terkena cacing hati.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) Disnakkan Trenggalek, Ririn Hari Setiani.
Baca juga: Disnakkan Trenggalek Temukan 3 Sapi Kurban Terinfeksi Cacing Hati, Sarankan Organ Dibuang
Larangan Buang Sembarangan, Harus Dikubur
"Data sementara sampai kemarin kita laporan untuk sapi 34 ekor, untuk kambingnya 12 ekor untuk cacing hati," ujar
Ririn Hari Setiani saat dikonfirmasi langsung, Kamis (28/5/2026).
Ia mengaki pihaknya menerjunkan sebanyak 18 tim yang disebar ke 14 kecamatan. Jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah, lantaran sampai hari ini masih berjalan.
"Itu kita dapatkan data 160 ekor sapi, yang jantan 110 yang betina 50 ekor. Lalu, untuk kambingnya 555 jantan dan betina 17 ekor, dombanya jantan 49 ekor, dan betina tiga ekor," ulasnya.
Menurutnya, adanya temuan dari tim Disnakkan Trenggalek menyarankan untuk dibuang dengan cara dikuburkan.
Hal itu dilakukan agar tidak diambil lagi oleh orang awam yang tidak mengerti kondisi cacing hati. Sehingga tidak diperbolehkan dibuang sembarangan.
"Kita takutnya masih diambil ketika tidak ada petugasnya. Jadi kita minta untuk dikuburkan," ulasnya.
Ririn mengaku bagi masyarakat tidak perlu khawatir dengan temuan ini. Pasalnya, daging sapi maupun kambing tersebut masih aman untuk dikonsumsi.
"Aman meskipun terkena cacing hati, untuk daging bagian lainnya bisa dikonsumsi," paparnya.
Baca juga: 47 Kambing Dam Jemaah Haji Dikelola Muhammadiyah Trenggalek, Disembelih Sehari setelah Idul Adha
Sementara untuk pemeriksaan fisik ante mortem, menurut Ririn semuanya menunjukkan gejala sehat. Sehingga terbebas dari penyakit, baik PMK ataupun LSD.
Ditanya untuk penyebab, perempuan berkacamata ini mengaku sebenarnya kalau makan rumput seharusnya kenapa kok harus dibiarkan terlebih dahulu.
Yaitu dengan cara dijemur sebentar, agar cacing yang bertelur membuat telurnya mati.
"Jadi di pucuk-pucuk daun rumputnya itu biasanya bisa termakan oleh sapi," ulasnya.
Dikatakannya, Disnakkan Trenggalek sendiri selalu siap apabila dibutuhkan oleh takmir masjid dan mushola untuk pemeriksaan kondisi hewan kurban.
"Pemeriksaan ante dan post mortem selalu kita kalau ada yang memerintahkan untuk di periksa pasti kita akan datangi," tandasnya.
Disnakkan Trenggalek
daging hewan kurban
hewan kurban
Idul Adha 2026
Trenggalek
TribunJatim.com
berita Trenggalek terbaru
| Hukum Jual Daging Kurban Idul Adha bagi Penerima, ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| HJL ke-457, DPRD Lamongan Gelar Hiburan Rakyat Gratis Bareng Cak Percil Cs Besok Malam |
|
|---|
| Cuma Mau Lihat Petasan Balon Udara di Gandusari Blitar, Irvan Malah Tewas Kena Ledakan |
|
|---|
| IIMS Surabaya 2026, SUV Listrik Premium J5 EV Jadi Andalan JAECOO di Grand City |
|
|---|
| PDIP Heran Menkeu Purbaya Tak Tahu Pengadaan Sapi Prabowo yang Dibeli Pakai APBN Rp 100 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kabid-Keswan-Kesmavet-Dinas-Peternakan-Trenggalek-Ririn-Har.jpg)