Sumur Ambles
Bahaya, Sumur Ambles dan Ambrol di Kediri Makin Banyak, Warga Langsung Lakukan ini
Jumlah sumur yang ambles dan ambrol di Kabupaten Kediri terus bertambah dan membuat warga makin was-was.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Jumlah sumur warga yang ambles dan ambrol di Kabupaten Kediri terus bertambah.
Setelah Rabu (26/4/2017) kemarin, sumur yang ambes di Desa Manggis, Kecamatan Puncu jumlahnya masih 55, Kamis (27/4/2017) hari ini, jumlahnya bertambah tiga menjadi 58 sumur.
"Tiga sumur yang barusan ditemukan ambles dan ambrol semuanya berada di Dusun Nanas," ujar Sunardi, Kepala Dusun Nanas Desa Manggis, kepada Surya.
Menurut Sunardi, di dusunnya total tercatat sudah ada 20 sumur yang telah ambrol.
Baca: Geger Fenomena Alam Langka di Kediri, 55 Sumur Warga Tiba-tiba Ambles dan Ambrol, Begini Akibatnya

Sementara di Dusun Dorok jumlahnya mencapai 30 sumur dan Dusun Jambean ada 8 sumur.
"Jadi ambrolnya sumur milik warga ini tersebar di tiga dusun, yakni Dorok, Nanas dan Jambean. Lokasinya juga berdekatan antara sumur satu dengan lainnya," terangnya.
Selain sumur yang telah ambles dan ambrol, saat ini kondisi di lapangan sejumlah sumur warga kondisinya juga mulai retak dan ada tanda-tanda bakal menyusul ambrol.
"Ada beberapa yang mulai retak seperti gejala sumur yang telah ambrol," ungkap Sunardi.
Baca: Pakar Bencana ITS: Awas, Ambles dan Ambrolnya 55 Sumur Pertanda akan Longsor

Sejauh ini, pihak desa masih menunggu tindaklanjut penanganan sumur yang ambles dan ambrol dari Pemkab dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.
Meski demikian, sejumlah warga telah berinisiatif dengan menimbun sumurnya dengan tanah uruk.
Warga khawatir jika tidak segera ditimbun ambrolnya bakal melebar dan berdampak pada ambrolnya bangunan rumah mereka yang lokasinya memang berdekatan dengan sumur. (Surya/Didik Mashudi)