TribunJatim/
Home »

Jatim

Bu Lurah Cantik Dibunuh

Sang Suami Ungkap dan Beberkan Kebiasaan Bu Lurah Cantik yang Sangat Berbahaya

Setiap tindakan kelewat berani ada risiko dan konsekwensinya. Salah satunya, membayarnya dengan nyawa.

Sang Suami Ungkap dan Beberkan Kebiasaan Bu Lurah Cantik yang Sangat Berbahaya
Surya/Sugiyono
Sugiyanto (Tiga dari kanan) menemui tamu yang ikut belasungkawa atas musibah meninggalnya Luluk Diana istrinya, Jumat (11/8/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pengakuan mengejutkan datang dari Sugiyanto, suami Bu Lurah cantik, Luluk Diana (38), yang diduga tewas dibunuh dan dibuang di hutan Watu Blorok, Mojokerto.

Sugiyanto merupakan Kepala Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Menurut Sugiyanto, selama ini istrinya memang sangat berani. Dia sering mengambil uang ke bank dalam jumlah besar secara sendirian dan tanpa pengawalan dari pihak aparat maupun keluarga.

Nah, sebelum kejadian tragis menimpa istrinya, Selasa (9/8/2017) pagi sekitar pukul 9.00 WIB Luluk pamitan berangkat kerja. Waktu itu, Sugianto mengaku sedang berada di luar kota mengikuti rapat. 

"Karena saya sedang rapat di luar kota. Istri pamit minta izin kerja via telepon jam sembilan pagi. Setelah itu tidak ada kontak lagi," ujarnya, saat ditemui di rumahnya, Rabu (9/8/2017) sambil menunjukan foto keluarganya.

(Inilah Pengakuan Lengkap Saksi yang Temukan Mayat Bu Lurah Cantik di Tengah Hutan)

Ketika bekerja itulah, dari informasi yang didapatkan Sugianto, istrinya sekitar pukul 10.22 WIB, telah mencairkan uang sebesar Rp 150 juta di salah satu bank di wilayah Mojokerto.

Uang itu rencananya untuk memberi tanda jadi pembelian tanah guna pengembangan bisnis properti atau perumahan yang dijalankan.

"Uang itu untuk uang muka pembelian tanah, untuk pengembangan perumahan," jelasnya.

(Bu Lurah Cantik Diduga Tewas di Tembak, Ada Bekas Luka Bedil dan Proyektil di Tubuhnya)

Foto kenangan almarhum Luluk Diana bersama keluarga yang dipajang di dinding rumah Kepala Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti, Rabu (8/9/2017).
Foto kenangan almarhum Luluk Diana bersama keluarga yang dipajang di dinding rumah Kepala Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti, Rabu (8/9/2017). (SURYA/SUGIYONO)
Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help