TribunJatim/

Kecelakaan Hingga 5 Kali Sebulan, Jalan Kalianak Surabaya Dijuluki Jalur Tengkorak, Penyebabnya. . .

Jalur tengkorak memang kerap dikaitkan dengan Jalan Kalianak, Surabaya dan sekitarnya. Kecelakaan kerap terjadi di jalur tersebut.

Kecelakaan Hingga 5 Kali Sebulan, Jalan Kalianak Surabaya Dijuluki Jalur Tengkorak, Penyebabnya. . .
TRIBUNJATIM.COM/SUNDAH BAGUS WICAKSONO
Lokasi bekas korban laka lantas yang mengakibatkan pengemudi sepeda motor tewas karena terlindas truk di Jalan Kalianak, Surabaya, Senin (11/10/2017) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jalur tengkorak memang kerap dikaitkan dengan Jalan Kalianak, Surabaya dan sekitarnya.

Hal tersebut dikarenakan sepanjang jalan ini seringkali terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang menyebabkan korbannya tewas.

Menurut Subekti (61), warga Jalan Kalianak Barat Nomor 32 RT. 01/RW. 01, Kelurahan Gentingkalianak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, dalam sebulan telah terjadi laka lantas di jalur tersebut setidaknya empat sampai lima kali dan semua korbannya meninggal dunia.

( Disaksikan Risma, Bonek dan Pendekar PSHT Kembali Gelar Deklarasi Damai )

"Saya mengetahui sendiri di depan rumah, sudah lebih empat kali terjadi kecelakaan dan semuanya korbannya pasti meninggal dunia. Seperti sebulan lalu ada kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk, sepasang suami istri tewas seketika karena terlindas," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (11/10/2017) malam.

Faktor yang seringkali menyebabkan laka lantas adalah tidak tertibnya pengguna jalan saat melintasi jalur tengkorak tersebut.

"Sudah jalannya sempit, terus digunakan jalur utama truk-truk besar pula. Juga dilewati kendaraan roda dua, ya yang sering kecelakaannya sepeda motor ketabrak truk," tambahnya.


Hal senada juga dikatakan Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Didik Sugiharto saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Rabu (11/10/2017) malam.

"Mayoritas penyebab laka lantas di Jalan Kalianak yakni pengguna jalan kurang memerhatikan rambu-rambu lalu lintas dan tidak fokus terhadap jalan, seperti pengendara roda dua yang mau menyalip truk tapi tidak punya cukup ruang, akhirnya terjadilah laka lantas," kata Didik.

Ia juga mengatakan, yang seringkali menjadi korban tewas akibat laka lantas adalah pengendara roda dua karena lawannya adalah truk-truk besar yang berdampingan melewati jalur tengkorak tersebut.

( Resmikan Lapangan Thor, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Nostalgia Masa SMA )

Penulis: Sundah Bagus Wicaksono
Editor: Agustina Widyastuti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help