TribunJatim/

Pegang Burung Saat Deklarasi Damai Bonek dan PSHT, Tri Rismaharini Celetuk Begini . . .

Deklarasi damai telah dilaksanakan oleh kelompok bela diri PSHT dan kelompok suporter Persebaya, Bonek pada...

Pegang Burung Saat Deklarasi Damai Bonek dan PSHT, Tri Rismaharini Celetuk Begini . . .
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Perwakilan Bonek, PSHT, Polisi dan TNI, serta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, lepas burung merpati sebagai tanda perdamaian pada Kamis (12/10/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Deklarasi damai telah dilaksanakan oleh kelompok bela diri PSHT dan kelompok suporter Persebaya, Bonek pada Kamis (12/10/2017).

Deklarasi damai ini dilaksanakan agar tidak ada lagi gesekan antara kedua kubu usai dua insiden bentrokan yang sebelumnya sempat terjadi melibatkan keduanya.

Usai pembacaan deklarasi damai, Bonek, PSHT, perwakilan kepolisian dan TNI, serta wali kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan pelepasan burung merpati di halaman Polrestabes Surabaya.

(Playoff Liga 2 Grup H, PSIM Unggul Sementara Atas Persipur di Babak Pertama)

Saat memegang burung merpati putih, senyum sumringah Risma mengembang.

Ia yang berada di antara polisi dan TNI sempat berceletuk mengenai burung yang ia pegang.

"Merpatinya cantik ya," ujar Risma sembari melihat burung yang ia pegang kemudian tersenyum.

Pelepasan burung merpati tersebut diakui oleh pihak Forkopimda menjadi simbol perdamaian antara Bonek dan PSHT.

Setelah pelepasan burung merpati, Tri Rismaharini, kepolisian dan TNI menandatangani back drop deklarasi damai.

"Terus terang yang saya takutkan dampak di luar Surabaya. Saya pikir hentikanlah permusuhan dan balas dendam. Ga ada gunanya juga saling balas dendam," ujar Risma.


Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help