TribunJatim/

Kasus Pencabulan Masih Marak Terjadi di Pulau ini, Tempat Suci Juga Ikut Dinodai

Kasus pencabulan masih cukup marak terjadi di wilayah kepulauan ini. Bahkan tempat yang dipilih tak pandang bulu, tempat sucipun jadi.

Kasus Pencabulan Masih Marak Terjadi di Pulau ini, Tempat Suci Juga Ikut Dinodai
Istimewa
ilustrasi pencabulan 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Kasus pencabulan masih cukup marak terjadi di Kabupaten Bangkalan.

Selama Oktober 2017, dua kasus persetubuhan di luar pernikahan terjadi di salah satu kabupaten di Pulau Madura tersebut.

Seorang tersangka pensiunan PNS,MU (65) dan seorang tersangka lainnya, SBR (23) berprofesi sebagai penjaga masjid.

MU menggauli SFN (21) di sebuah warung pinggir Jalan Raya Keluruhan Tunjung, Kecamatan Burneh. Sementara SBR menyetubuhi seorang pelajar berusia 17 tahun di kamar penjaga masjid pada Selasa (31/10/2017).

"Ada dua kasus persetubuhan. Satu di antaranya pencabulan terhadap anak di bawah umur," ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M Ridha, Senin (6/11/2017).

Berbekal Telpon Nyasar dan Modus Pacar Baru, Pria ini Telanjangi dan Beginiin Barang Cewek Cantik

Tersangka MU memaksa masuk ke dalam sebuah warung yang kala itu masih tutup, pukul 04.30. Korban baru saja mengantarkan kue dagangan bibinya.

Kejadian serupa terulang keesokan harinya, Sabtu pada jam yang sama. Mendengar itu, keluarga tak terima atas perlakuan MU yang sudah mempunyai keluarga.

Anis menjelaskan, terjadi upaya penyelesaian secara kekeluargaan antara tersangka dan keluarga korban. Namun tersangka telah ingkar.

"Tersangka awalnya berjanji menikahi korban, namun tidak ditepati. Tersangka melanggar kesepakatan yang membuat keluarga korban memilih proses hukum," jelas Anis.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help