TribunJatim/

Masyarakat Probolinggo Doakan Waskita Sukses Bangun Tol Paspro

Mereka melalukan orasi damai di depan kantor Waskita. Mereka menyuarakan apa yang menjadi tujuannya datang ke Waskita.

Masyarakat Probolinggo Doakan Waskita Sukses Bangun Tol Paspro
Surya/Galih Lintartika
Masyarakat dan LSM melakukan aksi doa bersama di depan Kantor Waskita, Kota Probolinggo, Senin siang. 

 TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Ratusan masyarakat dan sejumlah perwakilan dari sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kota dan Kabupaten Probolinggo mendatangi kantor Waskita di Jalan Raya Bromo, Senin (6/11/2017) siang.

Kedatangan mereka ini bukan untuk demo Waskita, melainkan untuk memberikan support terhadap waskita dalam melakukan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Pasuruan - Probolinggo (Paspro) sepanjang 31,3 Kilometer (KM).

Mereka melalukan orasi damai di depan kantor Waskita. Mereka menyuarakan apa yang menjadi tujuannya datang ke Waskita.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan, masyarakat yang datang juga membubuhkan tanda tangan di atas spanduk putih dan besar.

Tanda tangan ini merupakan bentuk dukungan dan solidaritas masyarakat terhadap kinerja waskita paska insiden jatuhnya girder di Desa Cukurgondang Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu.

Selain itu, masyarakat pun melakukan aksi doa bersama. Doa ini dilakukan agar semua tahapan dan proses pembangunan Tol Paspro yang dilakukan oleh Waskita aman dan lancar.

Selain itu, masyarakat mendoakan agar tidak ada hambatan atau halangan. Masyarakat berdoa agar Waskita dijauhkan dari ujian dan mala petaka seperti kemarin.

Lois Hariona, salah satu perwakilan masyarakat, mengatakan, kedatangannya ini dalam rangka mendukung percepatan proyek strategis Nasional Indonesia tol paspro agar selesai tepat waktu tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

"memang ada yang menghambat, ya tapi kami tidak menuju kesana yang penting sekarang adalah kami sebagai masyarakat menyatakan sikap dan mendukung kebijakan pemerintah yang pro kepada rakyat," katanya kepada Surya.

Dia menjelaskan, aksi ini didasari atas Inpres No 1 Tahun 2016 tentang percepatan pembangunan PSN. Menurut dia, semakin cepat , maka semakin baik dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya yang berada di daerah tapal kuda ini.

Baca: Main di Film Bertema Nasionalisme, Ini Makna Kepahlawanan Menurut Rini Mentari

Menurutnya, jika tol ini cepat selesai, maka akan membuat laju pertumbuhan ekonomi di daerah Tapal Kuda khususnya Probolinggo itu akan menjadi lebih baik dan gairah investasi akan semakin menggeliat.


Dia juga meminta kepada pihak berwenang untuk segera membuka kembali lokasi jatuhnya girder yang hingga saat ini ditutup dan disegel demi kepentingan penyelidikan. Ia mendesak agar kepolisian mempercepat proses penyelidikan.

"Kalau bisa dipercepat proses penyelidikannya, agar pengerjaannya yang di titik itu juga segera bisa diselesaikan. Harapannya agar sampai akhir tahun semuanya bisa selesai dan tahun 2018 bisa difungsikan," tutupnya. (Surya/Galih Lintartika)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help