Bunuh Teman Wanitanya, Pelaku Ngaku Ingin Akhiri Sesuatu, dan Janjikan Ini ke Korban

Sebelum bunuh wanita bercadar, pelaku sempat menyetubuhinya. Ternyata alasannya karena ingin mengakhiri kemaksiatan.

Bunuh Teman Wanitanya, Pelaku Ngaku Ingin Akhiri Sesuatu, dan Janjikan Ini ke Korban
TribunJatim.com/ Mohammad Romadoni
Rekaman CCTV dan jenazah wanita bercadar 

TRIBUNJATIM.COM - Kasus penemuan jenazah wanita bercadar membuat heboh masyarakat Kediri.

Jenazah wanita bercadar itu ditemukan di halaman sebuah masjid.

Tidak jauh dari korban, juga ada selembar kertas.

Kertas tersebut berisi permintaan agar merawat jenazah itu menurut tata cara Islam.

Baca: Ini Besaran Anggaran Madura United untuk Liga 1 Musim 2018, Jumlahnya Fantastis!

Belakangan diketahui, wanita itu tewas karena telah dibunuh.

Ironinya, pembunuhnya adalah teman dekat korban sendiri.

Makrus mengakui perbuatannya telah membunuh kekasih gelapnya, Nurul Khotimah (38).

Motif pembunuhan ini dipicu karena tersangka tidak terima keputusan korban yang secara sepihak meminta untuk mengakhiri hubungan.

Baca: Kecam Logan Paul, Youtube akan Tindak Kreator Video yang Sebarkan Nilai Kekerasan

Sebelumnya, tersangka mendesak korban melalui pesan singkat agar menceraikan suaminya, Sunaryo.

Tersangka akan meminta korban menikah dengannya.

Nantinya, korban dijanjikan oleh tersangka akan memberikan rumah dan menjamin kebutuhan finansialnya.

Ternyata, korban menolak tawaran tersangka.

Baca: IU Borong Piala, Ini Daftar Pemenang Golden Disc Award 2018, Saksikan Live Streaming Hari Keduanya!

Korban ingin mengakhiri hubungan kedekatannya dengan tersangka.

Padahal, Makrus telah cinta mati dengan korban yang telah dekat semasa sekolah SMP.

"Ingin mengakhiri kemaksiatan," ujar Makrus saat ditanya Kapolres Kediri, AKBP Erick Hermawan, Rabu (10/1/2018).

Motif tersangka membunuh korban dilatarbelakangi oleh perasaan menganggumi wanita secara berlebihan yang turut memicu dia untuk berbuat nekat.

Baca: Tiga Klub Madrid Melaju ke Perempat Final, Berikut Hasil Partai Leg 2 Babak 16 Besar Copa del Rey

Disisi lain, rasa sayang terhadap korban membuat tersangka gelap mata karena tidak dapat memilikinya sehingga membunuhnya.

"Tidak ingin perempuan (korban) menjadi milik orang lain," bebernya.

Kapolres Kediri, AKBP Erick Hermawan memaparkan tersangka membunuh korban di kawasan Tulungagung.

Tersangka sempat berkeliling di Kabupaten Kediri untuk membuang jenazah korban.

Baca: 5 Berita Terpopuler: Dokter dan Pengacara Setya Novanto Tersangka hingga Pembunuh Wanita di Kediri

"Tersangka membuang barang milik korban. Termasuk tali tambang yang dipakai menjerat leher korban di perbatasan Kediri-Jombang ," ucapnya.

Saat itu, tersangka membeli spidol dan kertas bergaris menuliskan pesan berisi agar jenzah korban dirawat dengan syariat islam," ucapnya.

Tersangka menuju ke sebuah masjid Pagu untuk membuang jenazah korban.
Mobil tersangka sempat berputar-putar di area jalan itu. Hingga mobil yang dikendarainya parkir masuk ke dalam gang masjid.

Bahkan, tersangka sempat salat di dalam masjid. Hal itu dilakukan karena pada saat itu masih banyak orang yang berteduh dari hujan.

Baca: Sering Dipakai Penyerang, Raphael Maitimo Ungkap Alasan Pilih Angka 9 Jadi Nomornya di Madura United

Setelah itu, tersangka keluar masjid mengendarai mobilnya. Melihat ada kesempatan tersangka menaruh jasad korban di halaman samping masjid.

"Kertas itu ditaruh tersangka diatas tubuh korban ketika membuangnya di halaman masjid Pagu," ungkapnya.

Kemudian, kata Erick, tersangka pulang ke kediamannya sekitar satu jam dari lokasi kejadian. Berbekal bukti petunjuk dan keterangan keluarga korban pihaknya menangkap tersangka yang dicurigai membunuh korban.

"Kami masih mendalami kasus ini untuk menentukan apakah tindakannya adalah pembunuhan berencana atau tidak, karena tersangka tidak kooperatif," pungkasnya.

Baca: Selangkah Lagi, Madura United Segera Dapatkan Tanda Tangan Hamka Hamzah

Informasinya, korban selalu memakai cadar setelah menikah dengan suaminya, Sunaryo. Dalam kesehariannya korban dikenal santun dan mempunyai usaha produksi garmen di rumahnya.

Tersangka dan korban telah berkeluarga dan
masing-masing mempunyai dua anak.

"Untuk rekontruksi kami masih mempersiapkannya," tandasnya.

Baca: Adanya Taksi Online Bikin Penjualan Mobil Pabrikan Toyota Naik, Tapi . . .

(don/ Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help