Tiga Mahasiswa UNP Tenggelam Tragis saat Arung Jeram, Begini Penjelasan Tak Terduga Pihak Kampus

Kampus Universitas Nusantara PGRI (UNP) akhirnya memberikan penjelasan terkait tenggelamnya 3 mahasiswa di Sungai Pait.

Tiga Mahasiswa UNP Tenggelam Tragis saat Arung Jeram, Begini Penjelasan Tak Terduga Pihak Kampus
TRIBUNJATIM.COM/IST
Mahasiswa Himapala UNP setelah diselamatkan warga di Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Minggu (15/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kampus Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri memberikan penjelasan terkait musibah yang menimpa Mufidhatul Anisa, mahasiswa yang meninggal saat mengikuti arung jeram di Sungai Pait. 

Drs Sigit Widiatmoko MPd, Kepala Biro Kemahasiswaan UNP menjelaskan, seluruh peserta telah diasuransikan dan dilengkapi dengan standar keamanan kegiatan arung jeram.

"Peserta memakai helm dan pelampung termasuk tali tampar. Pendampingnya para seniornya," ujar Sigit di Mapolres Kediri, Senin (16/4/2018).

Dijelaskan Sigit, kegiatan pelatihan arung jeram merupakam progam tahunan UKM Pala Pelita UNP.

Arung Jeram di Sungai Pait, Perahu Karet Mahasiswa UNP Terbalik, 1 Orang Meninggal, Lainnya . . .

Setelah melakukan latihan dasar ada latihan lanjutan selain panjat tebing juga ada rafting arus deras.

"Kejadian kemarin merupakan musibah. Kami atas nama kampus dan pribadi ikut berduka cita," jelasnya.

Terkait dengan pemilihan tempat sebelumnya telah dilakukan survei dahulu.

Dari hasil survei oleh tim, Sungai Pait dinilai bukan termasuk katagori yang ekstrim dan arus tidak terlalu deras.

Pelatihan sendiri dimaksudkan supaya mahasiswa memiliki skil dan terlatih. Karena para mahasiswa yang telah mengikuti pelatihan banyak yang ikut kegiatan SAR ke sejumlah daerah.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help