Gara-gara Putusan Ini, Wanita ini Laporkan Hakim PN Tulungagung ke KY dan Badan Pengawas MA

Selain ke Badan Pengawasan MA, Ellyk juga melapor ke Komisi Yudisial (KY). Secara resmi laporan itu dimasukkan pada Jumat (11/5/2018).

Gara-gara Putusan Ini, Wanita ini Laporkan Hakim PN Tulungagung ke KY dan Badan Pengawas MA
david yohanes/surya
Humas PN Tulungagung, Yuri Adriansyah. 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Ellyk Sushana, warga Jalan Pandean, Desa/Kecamatan Ngunut, kabupaten Tulungagung, melaporkan hakim dan panitera Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung(MA).

Selain ke Badan Pengawasan MA, Ellyk juga melapor ke Komisi Yudisial (KY). Secara resmi laporan itu dimasukkan pada Jumat (11/5/2018).

Pelaporan ini bermula dari putusan laporan perkara perdata, pada 5 April 2016 silam.
Perkara itu menyangkut hak kepemilikan tanah kakek Ellyk yang belum pernah dibagi waris, namun sudah dijualbelikan.

Ketika itu mejelis hakim memutus tidak bisa mengadili perkara ini, karena bukan kewenangan PN Tulungagung.

Menurut majelis hakim, perkara ini menjadi kewenangan absolut Pengadilan Agama (PA).
Selaku penggugat, Ellyk mengaku kecewa.

Baca: La Nyalla Optimis Teror Bom Tak Goyahkan Perekonomian Jawa Timur

Sebab seharusnya PN Tulungagung sudah tahu perkara ini sejak awal, karena hakim sudah memeriksa dokumen, bahkan sidang di obyek perkara.

“KY dan Badan Pengawas MA bilang, nantinya akan menjadi bahan kajian dan pasti hakim-hakim tersebut akan dipanggil. Terutama ke KY,” terang Ellyk.

Menurut Ellyk, baik KY dan Badan Pengawas MA sama-sama kaget, karena gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dilempar ke Pengadilan Agama.

Ellyk juga menyampaikan bukti-bukti pelanggaran perilaku hakim dan panitera yang dilaporkan.
Namun secara detail Ellyk menolak memaparkannya.

Laporan ke lembaga anti rasuah ini juga terkait dugaan kecurangan dalam persidangan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help